Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Tips Sukses Wawancara Kerja  Via Telepon

JAKARTA,koranindonesia.id—Saat ini sejumlah perusahaan lebih suka melakuan wawancara atau interview kepada calon karyawan melalui telepon, hal ini dilakukan karena praktis dan biasanya perusahaan membutuhkan karyawan cepat untuk posisi tertentu. Apalagi saat masa pandemi, interview melalui telepon salah satu pilihan tepat.

Nah, jika kamu salah satu yang akan di wawancara melalui telepon tidak salah membaca artikel ini sampai tuntas, berikut tips sukses wawancara kerja melalui telepon dari sejumlah situs kerja.

1.Cari Tahu Terlebih Dahulu Perusahaan yang Dilamar

Sebelum waktu wawancara, ketahui sebanyak mungkin informasi tentang calon perusahaan dan pekerjaan Anda. Anda bisa membaca kembali iklan lowongan kerja dan apa yang membuat Anda sesuai dengan posisi yang Anda lamar. Pahami informasi dari website perusahaan, di mana kantornya, berita terbaru tentang perusahaan, apa yang dikerjakan oleh perusahaan serta apa saja produk atau pelayanan yang dimiliki. Anda juga bisa mencari profil perusahaan dari berbagai media seperti LinkedIn dan Facebook.

2. Pastikan Anda mengangkat telepon dan Siapkan Dokumen

Pastikan  agar resume dan dokumen Anda terlihat jelas, di bagian atas meja Anda, atau tempelkan ke dinding di dekat telepon, atau di dekat tangan Anda saat Anda perlu menjawab pertanyaan. dan apa bahasa yang akan digunakan pada saat wawancara kerja, apakah akan menggunakan wawancara kerja dalam bahasa asing seperti Inggris, atau dalam bahasa indonesia.

Anda perlu siaga dan mempersiapkan diri. Carilah tempat yang tenang dimana Anda bisa merasa nyaman dan tidak terganggu. Jika Anda sedang di luar rumah, carilah tempat yang tidak bising. Jika Anda sedang bekerja, jangan angkat telepon ini di tempat kerja Anda. Atasan atau rekan kerja Anda bisa menganggu bahkan mengetahui bahwa Anda mencari pekerjaan baru. Jika Anda berada di tempat kerja, pastikan Anda keluar ruangan sebelum telepon berbunyi. Carilah sudut yang tenang, tempat yang privat atau tempat yang baik untuk menerima telepon.

Mungkin saja Anda melewatkan telepon tersebut. Jika demikian, Anda bisa menjelaskan alasan Anda dan mengajukan kesempatan lain untuk wawancara kerja lewat telepon. Jika pewawancara menanyakan waktu yang Anda inginkan untuk wawancara, pastikan Anda memilih waktu yang tepat. Jangan mengajukan wawancara telepon saat biasanya Anda tidur, makan atau mengerjakan sesuatu. Pilihlah waktu terbaik sehingga Anda bisa melalui wawancara dengan baik.

3. Buat catatan saat wawancara

Jika memungkinkan, buatlah catatan selama atau setelah telepon selesai dengan segera. Catatlah nama dan jabatan orang yang menelpon Anda. Anda juga perlu mencatat berkas atau tugas yang perlu Anda siapkan selama seleksi pekerjaan. Catat segala informasi penting.Anda juga perlu mencatat pertanyaan yang tidak bisa Anda jawab selama wawancara, hal-hal yang membuat pewawancara kecewa atau pertanyaan yang diajukan pewawancara. Anda tetap harus fokus untuk memberikan jawaban yang baik daripada menulis catatan. Jika Anda kesulitan, Anda bisa menulis catatan dengan segera setelah telepon berakhir. Catatan akan membantu Anda untuk mempersiapkan wawancara tatap muka ataupun tahapan seleksi berikutnya.

4. Fokuslah pada bahasa dan suara Anda

Kekuatan Anda hanyalah suara dalam wawancara telepon. Bicaralah dengan jelas, jangan terlalu cepat atau terlalu lambat serta gunakan bahasa yang positif. Jangan mengatakan kebencian Anda kepada orang lain selama telepon. Kata-kata yang Anda pilih, antusiasme, dan nada suara Anda akan membantu Anda melalui wawancara dengan baik. Jangan merokok, makan, minum atau mengunyah permen karet selama wawancara kerja lewat telepon. Anda bisa menyiapkan segelas air untuk mencegah mulut Anda kering. Tersenyumlah untuk membuat suara Anda berenergi.

Berhentilah sejenak sebelum mulai menjawab pertanyaan. Anda mungkin terkadang tergoda untuk menjawab segera setelah pertanyaan tersebut diajukan.

Selama wawancara telepon sebaiknya Anda diam sebentar untuk memikirkan jawaban yang tepat. Jangan sampai Anda berhenti di tengah kalimat atau memberi penyataan yang salah.

5. Jangan mendominasi percakapan

Beberapa orang berpikir bahwa jika mereka banyak bicara selama wawancara, mereka  berhasil. Sayangnya, pendapat ini tidak benar. Semakin sedikit Anda berbicara maka Anda akan semakin banyak mendengar. Selanjutnya Anda bisa melewati wawancara telepon lebih baik. Anda perlu mendengarkan pewawancara dengan baik dan hindari mendominasi percakapan. Memang Anda diminta untuk memberi jawaban selama wawancara, namun Anda juga harus menunjukkan bahwa Anda baik dalam mendengarkan.

Tunggulah sekitar tiga detik sebelum mulai menjawab pertanyaan. Cara ini akan memberi waktu bagi Anda untuk berpikir dan menghilangkan kata-kata yang tidak perlu dalam percakapan. Anda bisa menuliskan pertanyaan yang akan Anda ajukan selama wawancara, sehingga pastikan pensil dan kertas berada di dekat Anda.

6. Terakhir jangan lupa ucapkan Terima Kasih karena sudah diberi kesempatan untuk wawancara

(ard/net)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.