Banner sumsel

Tips Menjaga Dinding Rumah Tetap Bersih dan Sehat

PALEMBANG, koranindonesia.id – Rumah salah satu lingkungan utama bagi keluarga termasuk si buah hati, biasanya anak-anak bisa menghabiskan waktu 8 hingga 20 jam setiap harinya di dalam rumah maka dari itu kebersihan rumah harus perlu diperhatikan dari lantai rumah yang harus dibersihkan setiap hari dan kebersihan dinding juga harus dijaga karena dinding termasuk salah satu area penularan bakteri. Namun sedikit orang yang memperdulikan kebersihan dinding rumah. Beberapa faktor yang menyebabkan dinding rumah anda kotor seperti debu, tergores furnitur, usia dinding dan lain-lain. Berikut ini tips untuk menjaga kebersihan dinding rumah anda yang dilansir dari laman popmama.com
Membersihkan debu pada dinding rumah, untuk mama yang berencana membersihkan debu pada area dinding, ada baiknya menggunakan kain mikrofiber saat berkeinginan menyingkirkan berbagai debu. Pastikan juga untuk mulai membersihkan kotoran hingga jaring laba-laba yang menempel pada dinding rumah.  Namun, sebelum berusaha membersihkan debu pada dinding, ada baiknya untuk menutup hiasan dinding agar tidak mudah kotor dan justru secara tidak sengaja hanya akan menempelkan debu ke tempat lain. Dengan menutup barang-barang di sekitar dinding, ini juga akan membuat Mama semakin fokus terhadap bagian yang sedang terbuka yaitu dinding.  Bersihkan secara perlahan menggunakan kain agar debu-debu terhapus dari dinding rumah. Jika area dinding cukup tinggi untuk diraih, gunakanlah kepala sapu yang diselimuti oleh kain agar bisa membersihkan atas dinding. Cara ini cukup membantu saat ingin membersihkan jaring laba-laba di sudut dinding.
Periksa kembali kondisi dinding, kondisi dinding yang mengalami kerusakan tentu berbeda-beda masalahnya. Ada yang memang rusak karena coret-coretan si Kecil menggunakan pewarna, cat berkerut atau memudar, berjamur bahkan dinding terlihat sangat kusam. Setelah mengetahui kondisi dinding yang sebenarnya, Mama baru bisa memprediksi apa saja yang perlu dilakukan terhadap dinding rumah. Jika ada cat yang mengelupas, lakukan pengerokan cat dinding hingga lapisan cat lama terkelupas. Setelah bersih dan permukaan dinding telah kering secara sempurna itu berarti bisa dilakukan pengecatan menggunakan cat baru.
Membersihkan dinding dengan air hangat, membersihkan cat dinding di rumah bisa juga menggunakan air hangat dengan campuran sabun. Jika ingin lebih bersih, tambahkan cuka putih sebanyak kurang lebih 240 ml ke dalam ember yang sudah berisikan air hangat.  Campuran dari bahan-bahan ini mampu membersihkan sisa dan noda yang tertinggal pada dinding rumah. Usahakan untuk tidak menambahkan produk pembersih yang mengandung alkohol. Produk itu hanya akan merusak lapisan cat pada dinding dan justru meninggalkan noda cerah.  Harus pintar-pintar memilih produk sebelum membersihkan dinding rumah ya, Ma.
Membuat alternatif sabun cuci dinding sendiri, jika tidak sempat membeli atau mendapatkan sabun cuci yang cocok saat ingin membersihkan area pada dinding. Sabun cuci untuk membersihkan dinding bisa dibuat sendiri di rumah. Cobalah untuk mencampur satu cangkir berisi boraks dengan beberapa sendok cairan pencuci piring. Lalu aduk sampai rata dengan menambahkan air.Sabun cuci yang sederhana ini tentu bisa dipergunakan kapan saja apalagi harganya tentu lebih murah dibandingkan pembersih lain di luaran sana. Setelah itu aplikasikan sabun cuci yang terbuat dari bahan-bahan sederhana in ke area dinding rumah. Penggunaan sabun cuci ini pun bisa dilakukan berulang kali hingga dinding rumah benar-benar bersih.
Berusaha memperbaiki kerusakan, seiring berjalannya usia, kerusakan pada dinding secara cepat atau lambat pasti akan terjadi. Dinding yang semula bersih bisa tampak termakan usia. Demi mencegah kerusakan dalam jangka panjang, ada baiknya untuk mulai memperbaiki area yang muncul kerusakan. Hal ini harus segera diperbaiki karena bisa menyebar ke bagian-bagian lain yang sebenarnya masih bersih.  Lakukan pengecatan ulang untuk memperbaiki kerusakan pada dinding rumah. Namun, sebelum itu berikan lapisan cat dasar pada permukaan dinding yang akan dicat ulang. Pemilihan cat dasar ini bisa menggunakan bahan waterbase, sehingga mampu mengurangi berbagai serangan debu-debu lain pada dinding yang belum kering. Dengan begitu, ini bisa mengurangi terjadinya potensi cat di dinding bergelembung dan mengelupas. Penggunaan cat dasar ini juga membantu lapisan cat baru lebih meresap dan melengket sempurna di dinding rumah. semoga bermanfaat (nnn)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.