Banner pemprov Sumsel

Tips Memperbaiki dan Merawat Alternator Mobil

PALEMBANG, Koranindonesia.id — Alternator mobil sering disebut dengan dinamo mobil. Alternator atau dinamo mobil merupakan komponen yang sangat penting, sebab tanpa benda ini maka arus listrik pada mobil tidak dapat menjalankan mesin mobil Anda. Fungsi dari alternator sendiri adalah memberikan suplai listrik atau menghasilkan energi listrik ke aki dan panel lainnya seperti lampu.

Namun terkadang anda tidak memperdulikan kondisi alternator mobil anda yang telah tidak layak atau telah aus untuk dipakai lagi, yang disebabkan ada beberapa komponen di dalam alternator tersebut telah rusak (aus), dan akan menyebabkan alternator mobil anda bekerja kurang maksimal saat menghasilkan listrik ke komponen aki sehingga mobil susah di starter/dinyalakan.

Untuk tips memperbaiki dan tips merawatnya anda dapat membawanya ke bengkel langganan anda biasanya atau dengan biaya terjangkau anda dapat mengikuti cara berikut untuk dilakukan sendiri dirumah, seperti dikutip dari laman showroommobil.co.id

  1. Lakukan pengecekkan bearing alternator dengan cara memutar pulley alternator dengan menggunakan dynamo teaster.
  2. Bongkar komponen yang terdapat di dalam alternator dengan hati-hati menggunakan peralatan yang benar.
  3. Bersihkan terlebih dahulu komponen alternator sebelum melakukan pengukuran dan pemeriksaan.
  4. Periksa rumah bearing, bila terdapat kerusakan seperti retak atau pecah, maka anda harus menggantinya dengan yang baru. Pada pemasangan rumah bering dan dudukan harus pas dan sesuai supaya tidak longgar.
  5. Periksa fisik brush dan ukur panjangnya pada regulator. Bila panjang sudah dibawah batas minimum (4 mm) maka ganti dengan regulator yang baru.
  6. Ukur diameter slip ring rotor alternator, jika diameter slip ring kurang dari batas minimum yaitu 12,5 mm, maka ganti rotor alternator yang baru. Namun jika terdapat kecacatan maka ratakan permukaan slip ring menggunakan cara dibubut.
  7. Ukur tahanan slip ring (1.5 – 4 ohm), jika pengukuran dibawah batas minimum, maka bersihkan ulang rotor dan cek kebocoran pada gulungan rotor.
  8. Periksa gulungan stator dari kemungkinan adanya cacat dan kebocoran, setelah itu ukur tahanan strator alternator (20 Ohm), jika diluar batas ukuran minimum kemungkinan terjadi kebocoran pada gulungan.
  9. Pasang kembali bearing dengan hati-hati dan gunakan peralatan yang sesuai ukuran dalam bearing dan dudukannya.
  10. Setelah selesai dirakit, kemudian tes alternator dengan menggunakan  dynamo tester.
  11. Dan yang terakhir pasang kembali alternator pada mobil anda.

Sedangkan untuk perawatan alternator itu sediri supaya dapat berumur panjang, tidak ada cara khusus untuk merawatnya. Namun apabila terjadi kerusakan, dapat segera diatasi melalui console dashboard yang terdapat pada gambar aki. Untuk perawatan sederhananya sebagai berikut :

  • apabila berkedip maka tidak ada pengisian aki dan bisa jadi terdapat kerusakan pada komponen alternator.
  • Jangan menambah beban listrik yang berlebihan pada mobil anda, karena dapat memperpendek umur alternator dan juga umur aki.
  • Segera perbaiki komponen alternator yang rusak supaya tidak menimbulkan kerusakan pada komponen lainnya contohnya jika terjadi overcharge mesti harus dicek IC, dioda, dan rectifiernya jika telah lemah dan rusak maka anda harus menggantinya dengan yang baru.
  • Mengecek kabel pengisian listrik dari alternator ke aki mobil dikarenakan sangat rentan berkarat oleh kotor dan air, akibatnya kabel menjadi getas dan korosi. Maka jika ini terjadi harap mengganti kabel pengisian listrik dari alternator ke aki mobil dengan yang lebih baru dan jangan disambung atau dipotongkan dengan yang baru, dikarenakan sangat rentan terjadi konsleting sehingga dapat merusak aki mobil atau merusak alternatornya itu sendiri. Semoga bermanfaat (nnn)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.