Banner sumsel

Tips Jitu agar ASI Bunda Lancar dari Dokter Reisa Broto Asmoro

PALEMBANG, koranindonesia.id — ASI adalah makanan alami terbaik bagi si kecil. Mengapa? Karena ASI ini bukan hanya berperan sebagai sumber makanan, namun juga mampu melindungi bayi dari serangan penyakit karena pasokan antibody ke bagian darahnya. Produksi ASI bunda yang kurang lancar dan menjadi salah satu masalah utama yang dirasakan saat proses menyusui, disebabkan oleh perubahan kadar hormon dalam tubuh bunda. Nah, disini dr Reisa yang biasanya mengisi acara program di televisi memberi beberapa tips yang di lansir dari laman haibunda.com:
Niat dan Semangat
Untuk memulai sesuatu harus dimulai dengan niat yang kuat. Selanjutnya diikuti dengan semangat menyusui karena gizi terbaik bagi bayi didapat dari ASI. “Harus niat dulu memberikan ASI eksklusif. Jangan sampai putus asa memberikan ASI di enam bulan pertama bayi,” tutur dr Reisa beberapa waktu lalu.
Konsultasi ke Dokter Laktasi
Persiapan menyusui harus dimulai sejak jauh hari, Bun, bukan dadakan. Karena itu sebaiknya sejak usia 6-7 kehamilan sudah mulai berkonsultasi ke dokter laktasi.
Cukup Minum
Bagaimanapun bentuk ASI adalah cair. Karena itu ibu menyusui harus cukup minumnya.  Kita harus ingat ya, Bun, kekurangan cairan bisa memengaruhi produksi ASI. Untuk itulah dr Reisa memerhatikan benar asupan cairannya. “Saya minum 3-4 liter air mineral,” sambung dr Reisa.
Makan Makanan Bergizi
Jangan hanya kuantitas ASI yang kita perhatikan, Bun, tapi juga kualitasnya. Nah, agar ASI berkualitas maka kita butuh banget mengasup makanan bergizi. “Misalnya makan sayur,” pesan dr Reisa. Soal suplemen penambah ASI, menurutnya boleh saja dikonsumsi jika memang dibutuhkan.
Manajemen Stres
Stres bisa jadi penghambat produksi ASI juga lho, Bun. Karena itu kata dr Reisa, ibu menyusui sebisa mungkin nggak stres. Untuk ini, kita butuh banget support system. Biasanya saat baru saja melahirkan, ibu-ibu kerap merasa stres karena ASI yang belum banyak. Hmm, ini bisa jadi sumber stres tersendiri lho. Ada baiknya kita nggak bandingkan diri kita dengan ibu lain, tapi terus saja berusaha menyusui langsung bayi. “Tiap orang beda, semua butuh proses,” sambung dr Reisa.
Beri ASI Kapan Saja si kecil Minta
Produksi ASI itu tergantung permintaan dan usia anak, Bun. Jadi kalau anak minta menyusu, baiknya jangan tunda lagi untuk memberikannya. dr Reisa juga bercerita produksi ASI-nya saat anak kedua ini lebih banyak ketimbang anak pertama. Ini karena anak keduanya cenderung lebih banyak menyusu.”Bukan karena anak cowok atau cewek lalu menyusunya berbeda, tapi karena aktivitas bayinya. Anak kedua ini lebih aktif jadi menyusunya lebih banyak, sehingga sekarang ASI saya banyak banget,” terangnya.
Nah, itu dia  tips untuk memperlancar ASI. Semoga bermanfaat (nnn)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.