Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Tips Buat Kamu  Karyawan Baru, Ya Kamu

 

JAKARTA, koranindonesia.id—Menjadi orang baru dalam lingkungan baru tentu ngeri-ngeri sedap salah langkah maka akan menjadi penghambat langkah selanjutnya, apalagi jika Anda baru memasuki tempat kerja yang baru, berarti Anda harus siap dengan segala perubahan iklim kerja, perubahan lingkungan pertemanan dengan rekan kerja, bos baru, tanggung jawab baru, gaji baru, serta kemungkinan akan tantangan baru.

Kemampuan adaptasi yang baik sangat diperlukan di sini. Pendeknya, semakin cepat Anda dapat beradaptasi, semakin cepat pula Anda dapat bekerja maksimal. Berikut 9 tips yang dikuti dari sejumlah situs dunia kerja

1.Fokuskan Perhatian Saat Proses Perkenalan

Tentunya sebagai karyawan baru, Anda akan mendapatkan bimbingan dari tim HRD yang membantu Anda di minggu-minggu pertama Anda bekerja. Selama minggu perkenalan ini, tentunya Anda akan dikenalkan dengan berbagai info yang berhubungan dengan internal perusahaan. Mulai dari struktur organisasi, cakupan aktivitas bisnis perusahaan, visi dan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan, serta lingkungan departemen tempat Anda dipekerjakan.

Tujuan dari pengenalan ini adalah untuk mengenalkan sisi baik dari perusahaan serta membuat karyawan baru familiar dengan kultur, regulasi, gaya kerja, dan departemen yang ada.Selama di minggu-minggu perkenalan, fokuskan tubuh dan pikiran Anda, usahakan jangan tidur terlalu malam hingga keesokan harinya berpotensi mengantuk dan fokus menurun. Perhatikan dan tanya apabila ada hal-hal yang sekiranya kurang jelas bagi Anda sehingga di saat Anda mulai bekerja, tidak ada lagi hal yang mengganjal.

2. Tenanglah dan Observasi Sekitar

Menjadi orang baru di kantor baru terkadang membuat Anda sangat rentan menjadi antusias berlebihan. Walaupun hal ini sebenarnya cukup normal karena dengan memasuki lingkungan baru, Anda ingin dikenal oleh orang sekeliling. Namun, dengan antusiasme seperti itu, Anda bisa jadi dinilai berlebihan (lebay) dan terlalu banyak bicara yang tidak perlu.

Pada tahapan pertama ini, tindakan tersebut dapat membatasi Anda bekerjasama dalam tim di masa mendatang dan membuat Anda sulit untuk berbaur karena terlalu proaktif.

Selama bulan pertama Anda bekerja sebagai karyawan baru, sangat penting lebih mengamati daripada menunjukan antusiasme. Daripada terus berbicara, lebih baik mengerjakan pekerjaan sebaik mungkin, berkualitas dan selesai dalam waktu cepat.

Boleh saja Anda banyak mengobrol pada saat makan siang atau jam istirahat, sebagai kesempatan untuk mengamati sifat dan perilaku rekan kerja di tim yang sama dengan Anda.

3. Bersikap Sopan Kepada Semua Orang

Jangan terlalu merasa minder saat berpapasan dengan bos atau manajer Anda. Sapalah dengan sopan sambil sedikit berbasa-basi. Juga bersikap sopan terhadap semua orang baru yang Anda temui, paling tidak jika berpapasan, jangan buang muka dan usahakan berikan senyuman terbaik Anda. Siapa tahu orang yang tidak sengaja berpapasan tersebut beberapa waktu ke depan menjadi bos Anda.

Di hari pertama bekerja, jika tidak ada seorang pun yang mengajak Anda makan siang, cobalah untuk bertanya pada karyawan yang sudah lama bekerja, kira-kira di mana tempat makan siang yang paling nyaman.

Mungkin Anda merasa kurang nyaman memulai interaksi dengan orang-orang yang masih asing, namun sebaliknya juga seperti itu, karyawan lama mungkin sudah lupa bagaimana tidak nyamannya menjadi anggota baru di kantor. Dengan bersikap sopan terhadap semua orang, peluang Anda meraih hubungan baik dengan rekan kerja pun meningkat.

4.Hindari Komplain

Selama minggu-minggu pertama Anda bekerja di tempat baru, pasti ada-ada saja yang membuat tidak nyaman, sehingga mungkin Anda membanding-bandingkannya dengan perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya.

Apa pun itu, seperti bos yang seperti tidak menganggap Anda manusia saat memberikan pekerjaan, rekan kerja yang kurang membantu menyelesaikan pekerjaan, ruang kerja kurang nyaman, dan berbagai komplain lainnya sebaiknya Anda simpan dulu beberapa saat.

Menjadi karyawan baru berarti Anda belum punya ruang untuk komplain dan sebaiknya Anda tidak terjebak dengan suasana tidak nyaman. Lebih baik pikirkan hal-hal yang membaik dari kantor sebelumnya.

5.Cari Peluang untuk Mengembangkan Potensi Diri

Di bulan pertama kamu bekerja, pertahankan fokusmu semaksimal mungkin pada pekerjaan agar sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Kamu bisa mengembangkan potensi diri dengan memperkenalkan alat digital baru, atau menyusun strategi komunikasi yang lebih efektif. Tapi ingat ya, jangan melangkah keluar dari rantai atasan atau membuat perubahan besar tanpa memberitahu ke orang-orang yang berhak dikasih tahu lebih dulu.

6.Pelajari Banyak Hal dari Rekan Kerja

Pertama kali kamu masuk kerja, mentalmu dipaksa untuk beradaptasi dengan segala hal baru, tapi itu tak semudah yang dipikirkan. Kemungkinan kamu akan merasa bingung atau bahkan frustrasi dengan situasi di tempat kerja baru. Untuk itu, kamu haus mencari tahu bagaimana rekan kerjamu melakukan tugas mereka. Tak peduli seberapapun sulit prosesnya, itu adalah cara terbaik untuk memenuhi semua kebutuhan perusahaan yang dilimpahkan kepadamu. Tapi setelah kamu mempelajari bagaimana proses dan cara kerjanya, kamu mungkin akan terbiasa dengan hal itu dan bisa menerapkan metode sendiri yang jauh lebih baik.

7. Usahakan Disiplin dan Teratur

Ini tentang membuat kesan yang baik di atas tanggung jawabmu sebagai karyawan. Meja kerja yang berantakan adalah salah satu contoh buruk yang akan dinilai di mata rekan kerja yang lainnya. Bisa saja kamu menganggap hal itu sepele, tapi itu adalah salah satu citra dan kualitas diri yang bisa melekat pada dirimu, apalagi kamu karyawan baru. Jadi usahakan untuk tetap rapi dari segi pakaian, kebersihan meja kerja, serta hal-hal sederhana lainnya.

Demikian tips beradaptasi di tempat kerja baru. Dengan mengetahui dan menjalankan  tips di atas, Anda akan lebih mudah beradaptasi dan bekerja secara maksimal dengan hubungan yang baik dengan rekan-rekan kerja baru. Selamat mencoba! (ard)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.