Banner Pemprov Agustus

Tingkatkan Diplomasi, KBRI Wellington Ikuti Powhiri

Selandia Baru,koranindonesia.id-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington, Selandia Baru, menjalankan diplomasi budaya dengan mengikuti tradisi Powhiri (upacara pembukaan penerimaan dalam adat Maori).

Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan hubungan antar masyarakat atau people-to-people connection.

KBRI Wellington dan diaspora Indonesia di Selandia Baru, mengunjungi Waitangi Treaty Ground di Waitangi  untuk memenuhi undangan khusus Ngati Ngapuhi (Kepala Suku Maori), Sam Napia.

Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, dalam keterangannya, Rabu (27/1/2021), menyampaikan bahwa sejarah hubungan bangsa Indonesia dan Maori telah terjalin lama sejak kehadiran bangsa Eropa, yang dipimpin oleh James Cook pada 1769.

Sementara itu, Chairman of Waitangi National Trust Board, Pita Tipene, menyampaikan bahwa menurut adat Maori, sejak penerimaan di rumah adatnya (Marae) melalui tradisi Powhiri, Indonesia sudah menyatu dan menjadi keluarga besar suku Maori.

Sebagai tanda persahabatan Dubes RI Wellington dan Hon. Dr. Shane Reti secara duet menyanyikan lagu Mimpi Sedih karangan A. Riyanto, yang populer di Selandia Baru setelah diadaptasi oleh penyanyi Prince Tui Teka dengan judul E Ipo.

Acara yang dimulai dengan Powhiri, dan dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana hangat jamuan makan malam.

Kehadiran KBRI Wellington pada Powhiri di Waitangi Treaty Ground merupakan wujud semakin eratnya hubungan Indonesia dengan suku Maori yang terus dibangun.

Tidak setiap Kepala Perwakilan memiliki kesempatan dan kedekatan dengan para Kepala Suku Maori sehingga diundang pada acara adat khusus.

Hal ini mencerminkan diplomasi sosial dan budaya KBRI Wellington dapat diterima oleh segenap pemangku kepentingan.

Sebelumnya, pada 2019, Dubes Tantowi Yahya juga secara simbolik telah mengunjungi Marae dari Ngati Kahungunu, suku Maori yang mendiami kawasan Hawke’s Bay.

Sedangkan  Ngati Ngapuhi, maupun Ngati Kahungunu merupakan suku-suku Maori terbesar di Selandia Baru.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.