Tingkat Pengetahuan Prajurit Tentang Pancasila, Kodim 0418 Palembang Komsos

PALEMBANG, koranindonesia.id – Guna meningkatkan pengetahuan prajurit, Kodim 0418/ Palembang mengadakan kegiatan  Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tema Penghayatan dan Pengamalan Pancasila Kunci Terwujudnya NKRI yang Berdaulat dan Sejahtera, acara berlangsung di Gedung AEKI Palembang. Kamis (36/04/3018).

Dandim 0418 Palembang Letkol Inf Honi Havana M.MDS. mengatakan,salah satu tujuan kegiatan komunikasi sosial adalah mendorong penegakan Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. “Kita  tahu bahwa Pancasila  adalah dasar negara perekat persatuan bangsa.  Saat ini  kita melihat banyaknya permasalahan ditengah masyarakat, baik tindak kriminal, intoleransi an sebagainya, ini terjadi mungkin karena kurangnya penghayatan dan pengamalan Pancasila di tengah masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu kata Honi, pihaknya mendorong diperbanyaknya kegiatan yang berkaitan dengan pengalaman Pancasila.. “Kalau Polres tuh ada kegiatan Polisi Go To School. Ini dapat menambah wawasan kebangsaan bagi pelajar. Dandim dengan jajaran juga (Danramil) termasuk Babinsa juga turun ke sekolah-sekolah untuk mensosilalisasikan keberadaan Pancasila kepada generasi muda bahwa Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang tentunya sangat baik untuk  kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Menurut Dandim, saat dibutuhkan  satu kesatuan antara TNI, Polri, rakyat dan pemerintah. Kalau salah satu ini tidak kuat, tidak mendukung pasti  tidak akan tercapai tujuan negara.  “Seperti kita tahu Amerika pada saat perang Vietnam, tentaranya kuat, pemerintahnya juga mendorong tetapi rakyatnya tidak mendukung. Makanya dia pulang kembali  tidak jadi memenangkan perang di Vietnam. Jadi antara Pemerintah, TNI Polri dan masyarakat harus bersatu  menuju ke sebuah capaian tujuan negara ini yang termasuk dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 45 untuk mencapai kejayaan imperium,” tandasnya.

Pjs Walikota Palembang Dr Akhmad Najib SH M.Hum kemajemukan penduduk Indonesia dengan latar belakang suku, agama  dan bahasa yang berbeda harus dipersatukan dalam bingkai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Menurut Najib, generasi muda harus mengerti BP7 dan Pancasila. ”Guru PPKN harus betul-betul  mengajarkan bagaimana hidup bertoleransi. hidup saling menghargai, hidup bergotong-royong dan lebih utama lagi nilai-nilai Pancasila itu harus dilaksanakan dalam sendi-sendi kehidupan bernegara,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama Kapolresta Palembang Wahyu Bimantono, sangat mengapresiasi yang di diseleenggarakan  Dandim dan jajarannya,  untuk mengingat Pancasila sebagai dasar negara di era globalisasi saat ini.

“Pancasila itu harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, tidak boleh ada konflik, banyak negara-negara yang sudah hilang contohnya Yugoslavia. kita tahu itu adalah negara besar, tapi bubar. Ini tidak boleh terjadi dengan bangsa Indonesia. Keutuhan NKRI harus benar-benar dijaga, dan  Pancasila menjadi pilar utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” pungkasnya. (win)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.