Banner sumsel

Tim Hukum & Advokasi RR Surati Pj Walikota, KPU dan Panwaslu

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id – Tim Hukum & Advokasi pasangan Rustam Effendi dan Riezky Aprilia (RR) menyurati Pj Walikota Lubuklinggau, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ketua Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) untuk menjaga kondusifitas di Kota Lubuklinggau jelang pelaksanaaan Pilkada. Pernyataan itu disampaikan perwakilan Tim Hukum & Advokasi RR Aspuda saat menggelar press realese, Kamis (12/04) diwakili Aspuda.

Diungkapkan, Aspuda untuk menciptakan kondisi kondusif, diperlukan komitmen dan langkah-langkah kongkrit dari pihak terkait, terutama penyelenggara Pilkada.

“Kemarib kami Tim Hukum & Advokasi RR telah menyurati Pj Walikota Lubuklinggau agar menghimbau dan memberikan instruksi kepada aparatnya untuk melepas atribut yang memuat foto Walikota dan Wakil Walikota yang sebelumnya, baik itu berbentuk spanduk, poster, banner, stiker, oneway branding kendaraan dinas, karena atribut yang dimaksud hingga saat ini masih terpasang,” katanya Aspuda, Jumat (13/4/2018).

Selain itu, Aspuda menghimbau kepada Pj Walikota agar menegur dan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang terlibat dalam kampanye salah satu Pasangan Calon (Paslon) berdasarkan peraturan undang-undangan yang berlaku.

“Hal itu kami tegaskan kepada Pj Walikota Lubuklinggau, karena masih banyak ditemukannya ASN yang turut serta dalam kampanye bahkan menjadi tim pemenangan salah satu Paslon, terutama Paslon nomor 2 yang notabene mantan Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau 2013-2018,” ujarnya.

Selanjutnya, kepada KPU dan Panwaslu Kota Lubuklinggau agar turut mengawasi dan mencermati terkait data pemilih yang belum valid, sebab masih banyak

ditemukan pemilih ganda, pemilih lama yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.