Banner sumsel

Tiga Warga Terciduk Curi Kabel PT Semen Baturaja

BATURAJA, koranindonesia.id – Diduga telah melakukan pencurian terhadap aset milik PT Semen Baturaja (Sembaja), berupa kabel dan besi pipa berbagai ukuran seberat 500 kilogram, tiga warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) ini, harus merasakan dinginnya hotel prodeo Mapolsek Baturaja Barat.

Ketiganya adalah Merli Bin Legiman alias Peot (35)  warga RT 15/RW 02, Kel Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat, Saroman Bin Cek Uteh alias Cek Man (42), warga Perumahan Karang Sari, Ds Tj Baru, Kecamatan Baturaja Timur, dan Junaidi Bin Hasan Basri alias Jun (39) warga Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur.

Sementara satu tersangka lagi bernama Yogi alias Igoy Bin Nice (33) beralamat di belakang TK PU, Kelurahan Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat, kini masuk daftar pencarian orang (DPO), karena usai beraksi langsung melarikan diri.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari, melalui Paur Subag Humas, AKP Rahmad Haji, saat dikonfirmasi, Senin (18/2), menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka berdasarkan Lp.B/06/I/2019/SEK BTA BARAT. tertanggal 29 Januari 2019 dan Lp.B/05/I/2019/SEK BTA BARAT, tanggal 29 Januari 2019.

Pada LP pertama kata Rahmad, pelaku beraksi hanya bersama dua orang rekannya saja, yakni Merli, Saroman dan Yogi. “Pada 18 Juli 2018 sekitar pukul 03.00 WIB, pelapor cs melaksanakan tugas patroli di area pabrik PT Sembaja di Desa Pusar, Baturaja Barat. Lalu mereka memergoki tiga orang terlapor tersebut diatas memasuki area pabrik tanpa ijin,” katanya.

Untuk mengetahui maksud dan tujuan ketiga terlapor memasuki area pabrik, pelapor dkk sengaja mengintip gerak-gerik terlapor yang ternyata mengambil barang-barang milik pabrik berupa besi pipa berbagai ukuran dan mengangkutnya kesuatu tempat secara berulang-ulang, dengan cara dipikul. Guna mengetahui kemana besi tersebut dibawa, pelapor mengikuti arah para tersangka.

Diketahui ternyata pipa besi itu diangkut ke sebuah tempat pengumpul barang rongsokan milik Suhar, yang beralamat di Desa Pusar, Baturaja Barat dan sedang mereka letakan diatas timbangan duduk. Seketika itu pelapor dkk melakukan penangkapan terhadap para terlapor, namun para tersangka  melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri, sedangkan satu unit sepeda motor Suzuki Thunder tanpa nomor polisi berikut besi pipa berbagai ukuran ditinggalkan begitu saja oleh para terlapor.

Merasa aksinya berjalan mulus, beberapa bulan kemudian tepatnya pada 5 Januari 2019, Merli Cs kembali mengulangi aksi jahatnya. Kali ini pelaku menggasak ratusan meter kabel milik PT Sembaja. “Pada aksi kedua ini, pelaku mengajak tiga orang rekannya yakni Saroman, Hasan dan Yogi. Namun sial kali ini pelaku berhasil diciduk polisi,” ungkap Rahmad.

Menurut Rahmad, terungkapnya kasus ini sendiri berkat kesigapan Unit Buser Polsek Baturaja Barat dibawah pimpinan IPDA Yudi bersama para satpam PT Sembaja. “Tak ingin kecolongan kedua kali, pihak perusahaan langsung meminta bantuan ke polisi. Lalu setelah lokasi para pelaku bersembunyi diketahui langsung kita ringkus berikut barang bukti berupa kabel dan besi pipa berbagai ukuran seberat 500 kg,” tandasnya.

(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.