Tiga Tempat Hiburan Disegel BNNP Sumsel

PALEMBANG, koranindonesia.id – Penertiban dan Razia yang dilakukan Jajaran BNNP Sumatra Selatan (Sumsel), Satpol PP, Satres Narkoba Polda Sumsel, TNI AD dan Polisi Militer Angkatan Darat beserta Dinas Kesehatan, di lokalisasi Teratai Putih atau dikenal ‘Kampung Baru’, Jalan Kolonel H Burlian, Km 8, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Rabu (27/2/2019) ‘bocor’, meskipun anjing pelacak diterjunkan untuk mendeteksi peredaran narkoba di lokalisasi tersebut.

Meskipun hasilnya nihil, namun tidak mengurungkan BNNP dan instansi terkait menyegel tiga tempat hiburan, termasuk salah satunya lokalisasi Kampung Baru.

“Kita sudah sering menerima informasi bahwa lokasi ini selain tempat hiburan ilegal, pusat prostitusi ilegal, sering juga dijadikan sarang peredaran maupun mengkonsumsi narkoba. Oleh karena itu, kita satukan persepsi untuk menyegel tiga lokasi tempat hiburan ilegal ini,” jelas Kepala BNNP Sumatra Selatan, Brigjen Pol Jhon Turman kepada awak media.

Selain melakukan penyegelan di tiga tempat hiburan ilegal yang dilakukan Sat Pol PP, pihak Polresta Palembang melakukan pendataan mucikari yang ada di Kampung Baru, karena selama ini mucikarilah yang melakukan pembiaran praktek prostitusi tersebut.

“Diluar tempat hiburan disini tadi, kami juga banyak menemukan peralatan untuk menghisap sabu berserakan dimana-mana, serta ada satu orang penjaga diskotik yang positif urinenya mengandung Methamphetamin dan ini membuktikan di wilayah ini sebagai tempat aman bagi pemakai narkoba kedepannya kami akan kontinyu melakukan penertiban ditempat tempat maksiat yang menjadi sarang peredaran narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Palembang Alex Fernandus menambahkan, kepada pemilik diskotik yang ilegal alias tidak memiliki izin, akan segera dipanggil dan akan diproses sesuai dengan peraturan daerah.

“Kedepannya Pemerintah Kota Palembang melalui Sat Pol PP bersama akan kembali melakukan razia ditempat hiburan malam yang ilegal ataupun penginapan yang disalah gunakan jadi tempat prostitusi maupun penyalahgunaan narkoba yang jelas ini sudah menyalahi izin,” ujarnya.
(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.