Banner sumsel

Tiga Tahun Buron, Polisi Tak Lupa Kasusnya

PALEMBANG, koranindonesia.id – Boleh jadi Apriansyah alias Efi (34) warga Gandus merasa kasus pengeroyakannya tiga tahun lalu sudah dilupakan tapi tidak bagi anggota Reskim Tekab 134 Poltabes pimpinan Iptu Tohiri. Efi ditangkap ditempat persembunyiannya setelah tiga tahun buron, Rabu (21/8/2019).

 

 

Tersangka tidak mengelak saat polisi menunjukkan sejumlah barang bukti, terkait kasus pengeroyokan yang dilakukannya bersama Meriansyah, saat berada di Jalan Kadir TKR RT 42 RW 07 Kelurahan Karang Anyar pada Minggu (17/4/2016) pukul 23.30 WIB lalu, hingga menyebabkan tetangganya, Amran (36) mengalami luka bacok dibagian kepala, jari jempol tangan sebelah kiri, jari tengah sebelah kiri dan betis kaki sebelah kiri.

 

“Tersangka ini statusnya buronan. Sejak kurang lebih tiga tahun yang lalu kami mencarinya, baru  ini tertangkap. Tersangka ini melakukan pengeroyokan bersama Meriansyah, yang lebih dulu tertangkap. Kini kami masih terus memeriksa tersangka,” jelas Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH melalui Kanit Tekab, Iptu Tohirin SH, kepada awak media.

 

Dengan sebilan senjata tajam jenis pedang, tersangka bermaksud memberikan pelajaran kepada korban.

 

“Menurut pengakuan tersangka, kejadian ini berlatar salah paham dengan tetangganya. Karena emosi, tersangka bersama-sama mengeroyok korban hingga mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Kini berkasnya masih terus dilengkapi,” tambahnya.

 

Sementara, tersangka saat diwawancarai mengaku khilaf.

 

“Saya khilaf pak. Hanya sekedar salah paham, saya tidak memikirkan dampaknya seperti ini,” terangnya. (fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.