Tiga Kandidat Tak Punya Hak Pilih di Banyuasin

BANYUASIN, koranindonesia.id – Tiga kandidat Bupati dan Wakil Bupati, pada pelaksanaan Pilkada Banyuasin, Rabu (27/6/2018) besok, tidak memiliki hak pilih di Kabupaten Banyuasin.

Sebab, ketiganya bukan warga Banyuasin sehingga tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di KPU Kabupaten Banyuasin. Ketiga calon yang tidak punya hak pilih tersebut adalah, Calon Bupati Ir Syaiful Bakhri Msi, Drs Agus Yudiantoro Msi dan Calon Wakil Bupati H Azuar Bidui AZ S.Sos Msi.

Sedangkan Calon Bupati dan Wakil Bupati lainnya dipastikan akan memberikan hak suaranya pada pencoblosan besok. Mereka adalah, Askolani-H Slamet, Buya Husni Thamrin-H Supartijo, Arkoni MD-H Azwar Hamid, dan H Agus Salam.

Komisioner KPU Banyuasin Salinan mengatakan, dari proses Coklit Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang serentak dilaksanakan di 19 Kecamatan di Kabupaten Banyuasin beberapa waktu lalu, dihasilkan ada tujuh Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yang terdaftar sebagai warga yang beralamat di Kabupaten Banyuasin dan memiliki hak untuk memilih, karena terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan kemudian ditetapkan menjadi DPT.

“Ke tujuh calon ini, H Askolani-H Slamet, Buya Husni Thamrin-H Supartijo, Arkoni MD-H Azwar Hamid, dan H Agus Salam. Sedangkan tiga calon bupati dan calon wakil bupati masing-masing Syaiful Bakhri, Agus Yudiantoro dan Hazuar Bidui tidak tercatat sebagai warga yang beralamat di Bumi Sedulang Setudung, Banyuasin, secara otomatis tidak memiliki hak untuk memilih alias tidak bisa mencoblos pada Pilkada Banyuasin 27 Juni 2018 nanti,” katanya, Selasa (26/6/2018).

Ditambahkannya, ada dua calon bupati dan satu calon wakil bupati yang beralamat di Kecamatan Talang Kelapa, H Askolani, H Arkoni dan H Supartijo, Kemudian, H Slamet di Desa Sido Mulyo Kecamatan Air Kumbang, H Agus Salam Desa di Sungai Rebo Banyuasin I, H Husni Thamrin Desa Langkan, Kecamatan Sembawa dan H Azwar Hamid Kelurahan Betung Kecamatan Betung.

Dalam kesempatan ini juga, Salinan mengimbau masyarakat untuk datang ke TPS dan memberikan hak suaranya. “Jangan Golput, berilah hak suara untuk keberlangsungan pembangunan di Sumsel dan Banyuasin,” tandasnya. (wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.