Banner Pemprov 17 Agustus

Tiga dari Delapan Pembobol ATM Tanjung Lago Ditembak

PALEMBANG, koranindonesia.id – Satuan Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatra Selatan (Sumsel) pimpinan Kanit I Kompol Antoni Adhi, Minggu (31/3/2019) berhasil melumpuhkan tiga dari delapan pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri, yang berada di Jalan Palembang – Tanjung Api-Api, Desa Jaga Raga, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, pada 5 Februari 2019.

Penangkapan bermula dari Muhammad Ali (33). Dari nyanyiannya, petugas langsung menuju Jalan Kemas Rindo, Lorong Santai, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang, tepatnya di kediaman Darman (33) dan Alpiyan Saputra (29). Dengan sejumlah barang bukti cukup mengantarkan ketiga tersangka ini ke balik jeruji besi sel tahanan Polda Sumsel.

Kepada petugas, tersangka Darman mengaku diajak tetangganya J (DPO). Sebelum beraksi, dirinya berkumpul di rumah J, setelah lengkap barulah berbagi tugas dan menjalankan aksinya. “Saya, Ali, dan Pian bertugas berjaga di luar sekaligus memantau situasi, sedangkan J dan A tugasnya mengelas mesin ATM. Saat mereka mengelas, ada orang melintasi lokasi dan memergoki J. Lalu, A dan J kabur, berpisah dengan kami,” paparnya.

Dikatakan tersangka Darman, dirinya terpaksa mencuri, karena hasil menjual sapu keliling masih belum cukup memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Saya tidak tahu saat kejadian J membawa senpinya atau tidak, karena setahu saya hanya dia yang punya senpi rakitan, saya tidak ada,” elaknya.

Sementara, pengakuan Alpiyan menyebutkan, dirinya diajak J, hanya saja target dan korban masih dalam rahasia. “Belakangan baru tahu, J mengajak membobol ATM di Jalur 17. Lalu saya kesana dengan menggunakan sepeda motor, sedangkan Asep menggunakan mobil pick up membawa mesin las. Malam itu kami berdelapan pak,” jelasnya tertunduk.

Empat dari delapan komplotannya masih terbilang tetangga dan saling mengenal, namun empat orang lainnya tidak kenal, karena semua ajakan J (DPO). “Asep yang tertangkap anggota Polsek Gandus karena mencuri sapi itu, dia juga ikut membobol ATM bersama kami pak, A (DPO), H (DPO), J (DPO) dan dua orang lainnya saya tidak tahu namanya karena ajakan J,” tambahnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Yustan Alpiani mengatakan, jumlah pelaku pembobolan mesin ATM milik Bank Indonesia di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, pada 5 Februari 2019 lalu semuanya delapan orang, namun baru tiga yang berhasil ditangkap dan dilumpuhkan, karena mencoba melarikan diri.

“Kami masih mengembangkan kasus pembobolan mesin ATM ini, sampai semua pelakunya berhasil kami tangkap,” pungkasnya.
(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.