Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Tidak Semua Olahraga  Cocok untuk  Lansia

Durasi Waktu juga Diperhatikan

JAKARTA,koranindonesia.id-— Semakin tua seseorang maka semakin banyak pengurangan fungsi-fungsi yang ada dalam tubuh. Penuaan seseorang akan memengaruhi fungsi jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Sehingga tidak heran jika banyak kita jumpai lansia mudah kelelahan saat melakuakn aktivitas sehari-hari apalagi berolahraga, salah satu penyebabnya karena Jantung tak lagi berfungsi sebaik dulu untuk memompa darah ssedangkan  kapasitas paru untuk menghirup oksigen juga akan berkurang karena penuaan.

Badan kesehata dunai (WHO) sudah memberikan anjuran untuk lansia terkait dengan waktu dan intensitas untuk berolahraha:

1.Olahraga intensitas sedang minimal 150 menit dalam seminggu, atau intensitas berat 75 menit dalam seminggu.

2.Olahraga keseimbangan paling sedikit 3 kali seminggu.

3.Olahraga kekuatan/ketahanan otot minimal 2 kali seminggu.

4. Aktivitas fisik intensitas sedang artinya cukup intens untuk membuat jantung Anda berdebar lebih cepat dan berkeringat lebih banyak dibanding ketika melakukan aktivitas biasa.

5.Sementara aktivitas berat ditandai dengan napas yang lebih ngos-ngosan sehingga umumnya Anda tidak bisa mengutarakan satu kalimat utuh, hanya potongan kata-kata singkat saja.

Untuk olahraga juga harus diperhatikan oleh Lansia, berikut olahraga yang cocok untuk lansia dikutip dari berbagai sumber:

1.Berjalan

Berjalan adalah aktivitas yang dilakukan sehari-hari, yang bisa dijadikan sebagai olahraga yang mudah dilakukan. Bahkan, berjalan bisa menjadi olahraga yang aman bagi lansia. Walaupun cukup sederhana, manfaat olahraga bagi lansia dengan berjalan kaki bisa meningkatkan stamina, memperkuat otot tubuh, dan membantu melawan penyakit tulang yang umumnya terjadi di usia lanjut.

2. Yoga

Yoga adalah jenis olahraga untuk lansia yang berfungsi untuk melenturkan tubuh, meregangkan dan memperkuat otot tubuh. Olahraga untuk lansia ini tidak menggunakan tenaga terlalu banyak, sehingga sangat cocok bagi lansia. Manfaat olahraga bagi lansia bisa didapatkan dari yoga, yakni dapat menurunkan denyut jantung, menurunkan tekanan darah, mengurangi kecemasan, dan depresi.

3. Tai Chi

Tai chi adalah salah satu jenis senam yang aman dilakukan oleh lansia. Hal ini dikarenakan gerakan di dalam senam tai chi sangat pelan dan lembut sehingga cocok bagi lansia yang tidak bisa bergerak aktif. Senam ini dapat memberikan manfaat yang baik untuk keseimbangan tubuh, memperbaiki kesehatan tulang dan jantung. Selain itu, olahraga untuk lansia ini juga dapat membantu meringankan rasa sakit, kekakuan, arthritis, dan bisa membuat tidur lebih nyenyak.

4. Bersepeda

Bepergian dengan sepeda adalah cara yang baik untuk menjaga kebugaran tubuh, mengurangi risiko penyakit kronis, dan sebagai transportasi yang ramah lingkungan. Bersepeda juga dapat membakar lebih banyak kalori daripada joging dan juga berdampak rendah pada persendian, terutama lutut, karena tidak terlalu menekannya. Bersepeda selama 150 menit setiap minggu dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular secara keseluruhan.

5. Golf

Golf adalah jenis olahraga untuk lansia yang baik untuk kesehatan tubuh. Permainan golf membuat lansia berada di lapangan yang dapat menghirup udara segar, dan melatih otak yang lebih baik, dan ini sangat baik untuk mencegah risiko demensia. Selain itu, berada di lapangan golf membuat lansia banyak berjalan mendatar maupun menanjak. Berjalan dan mengayunkan stik golf sangat bagus untuk melatih otot dan keseimbangan tubuh.

6. Berenang

Berenang dapat melatih tubuh secara keseluruhan, baik otot dankardiovaskular, olahraga inipun sangat menyenangkan, sebagai aktivitas kebugaran. Ketika berenang, otot, jantung dan paru-paru bekerja lebih keras untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh untuk meningkatkan kesehatan jantung.

7. Menari

Menari tidak hanya menyenangkan, tetapi memiliki banyak manfaat kesehatan bagi lansia. Menari dapat meningkatkan energi, mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan daya ingat dan suasana hati, dan meningkatkan keseimbangan tubuh.

8.Tenis atau Badminton

Kedua jenis olahraga untuk lansia ini dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan, serta keseimbangan. Namun, baik tenis maupun badminton sedikit lebih cepat daripada olahraga yang lain dan juga disarankan untuk menikmati olahraga ini sebagai permainan (tidak ada menang atau kalah) bukan sebagai olahraga kompetisi, jadi mungkin kurang cocok untuk sebagian lansia.

Tentu semua yang disarankan diatas harus juga memperhatikan kondisi fisik Lansia, terutama sebelum melakuka aktivitas olahraga ringan, sedang dan berat. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan apakah kegiatan tersebut sudah sesuai dengan kondisi kesehatan lansia. (ard)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.