Banner sumsel

Tidak Macet dan Aman Transportasi Sungai Masih Diminati

PALEMBANG,koranindonesia.id – Dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, ratusan penumpang daerah Jalur memilih transportasi sungai yakni perahu motor di dermaga bawah Jembatan Ampera untuk mudik karena dianggap nyaman dan tarifnya terjangkau bagi warga daerah Jalur yang merupakan daerah pesisir perairan Sungai Musi.

Tidak hanya membawa badan para pemudik juga kebanyakan membawa makanan terutama pempek, kemplang dan kerupuk untuk sanak keluarga di Jalur. Barang bawaan pemudik ini bahkan memenuhi bagian atap perahu motor.

Salah satu penumpang jalur 18  Rohimin mengatakan,” Kami mau mudik ke Desa Daya Utama Jalur 18. Setiap mudik saya selalu menggunakan transportasi perahu motor yang nyaman dan aman. Di bandingkan naik bus atau travel naik perahu motor ini lebih cepat sampai karena tidak akan terjebak macet. Rabu (12/6/2018).

Jarwo pengemudi perahu motor menjelaskan,” sejak kemarin sudah banyak pemudik yang memadati dermaga bawah Jembatan Ampera ini dengan tujuan yang berbeda – beda, ada yang mau ke jalur dan ada juga penumpang yang mau kayu agung.

“Banyak juga warga yang bekerja di Palembang hendak pulang mudik ke Karang Agung untuk berlebaran. Adapun Tarif sekali jalan ke Karang Agung kisaran Rp120 ribu per orang,”Tegasnya.

Dipilihnya transportasi sungai ini sudah menjadi tradisi bagi banyak pemudik terutama yang memang kampung halamannya berada di daerah pesisir perairan sungai musi. Lebih dekat dijangkau dari perairan dibandingkan jika mereka harus melalui jalur darat.

Selain cepat karena bebas hambatan moda transportasi sungai ini juga sudah menjadi urat nadi transportasi bagi warga pesisir perairan sungai musi,” pungkasnya (win)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.