Banner sumsel

Tidak Lapor Dana Kampanye Siap-Siap Kena Sanksi

BATURAJA,koranindonesia.id  – Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memberikan batas waktu akhir sampai 1 Mei 2019 untuk penyerahan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Jika tidak menyerahkan LPPDK, sanksinya tegas bisa batal dilantik meskipun caleg sudah terpilih nantinya.
“Jika tidak menyerahkan LPPDK caleg terpilih bisa gagal dilantik. Wakti penerimaan LPPDK paling lambat sampai 1 Mei 2019 mendatang,” jelas Ketua KPU OKU, Naning Wijaya melalui Anggota KPU OKU Divisi Hukum, Jaka Irhamka saat dikonfirmasi Senin (29/4) di Kantor Bawaslu Kab OKU.
Disamping itu, Kasubag Hukum, Aidil saat dikonfirmasi menjelaskan sampai saat ini sudah lima partai politik (Parpol) peserta pemilu 2019 yang sudah menyampaikan LPPDK ke KPU Kab OKU. Lima Parpol peserta pemilu itu, yakni Partai Gerindra , Hanura, Perindo, Demokrat dan PKS. Selebihnya belum.
Aidil menjelaskan, setelah laporan diterima pihaknya, akan menyerahkan LPPDK  ke Kontor Akuntan Publik (KAP) melalui KPU Provinsi.
“Mereka yang akan menelitinya. Laporan tersebut merupakan laporan semua penerimaan serta pengeluaran dana kampanye, termasuk laporan calon anggota legislatif. Untuk calon yang tidak sampaikan LPPDK 7, form lampiran penerimaan dan pengeluaran ini, mereka bisa gagal dilantik kalau terpilih,” kata Aidil.
Sanksi ini kata Aidil sesuai dengan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu dan PKPU No 29 tahun 2018 tentang Dana Kampanye.(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.