Tidak Fokus Kerja, Menteri Jokowi Sibuk Berpolitik

JAKARTA, koranindonesia.id – Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menilai para pembantu Presiden Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju terlalu sibuk memikirkan Pemilu 2024 dalam satu hingga satu setengah tahun ini.

Akibatnya, pekerjaan yang semestinya mereka kerjakan untuk memberikan warisan terbaik di akhir pemerintahan ini tidak terlaksana dengan baik.

Untuk itu Anwar meminta agar seluruh menteri, bisa fokus dengan pekerjaan utamanya dan mengentaskan masalah rakyat.

“Adalah lebih baik mereka memfokuskan diri dan kegiatannya untuk mengatasi masalah-masalah yang ada,” ucap Anwar saat dihubungi wartawan, Minggu (3/4/2022).

Menurutnya, dalam kurun waktu satu atau satu setengah tahun sebelum pemilu tahun 2024 para menteri dan tokoh-tokoh politik tentu akan lebih sibuk memikirkan masalah pemilu dan pilpres.

“Akibatnya pekerjaan yang harus dikerjakan tidak terkerjakan, sehingga usaha kita untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat tidak tercapai akibatnya. Bak kata orang-orang arif duit habis tapi rumah tidak selesai,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada seluruh pembantu Presiden Joko Widodo untuk membantu presiden menyelesaikan masalahnya dalam kurun wartu satu tahun setengah ini.
“Untuk itu, kepada para menteri yang ada dalam kabinet sekarang ini, karena para menteri itu tugasnya adalah membantu presiden, maka kerjakanlah pekerjaan yang menjadi pekerjaannya masing-masing agar apa yang menjadi visi dari presiden bisa terwujud,” ujarnya.

“Sehingga beliau bisa mengakhiri periode kepemimpinannya dengan baik, anggun dan husnul khatimah,” demikian Anwar Abbas. (Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.