Tidak Ada Pungli Terhadap Pemudik

JAKARTA,koranindonesia.id—Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar jajarannya memberikan pelayanan yang bebas pungli terhadap pemudik. Hal itu diungkapkan menteri saat apel kesiapan angkutan laut lebaran 2018 di Jakarta, kemarin.

“Pastikan agar penumpang yang naik ke kapal telah memiliki tiket resmi dan jangan sekali kali melakukan pungli terhadap para pemudik karena saya tidak akan pernah menolerir tindakan-tindakan seperti itu terjadi di institusi ini,” tegas Menhub.

Menhub juga menghimbau seluruh jajaran Perhubungan Laut untuk melayani para pemudik baik di pelabuhan, maupun di atas kapal laut selama dalam pelayarannya.

Menhub seperti dikutip dephub.go,id berpesan kepada seluruh jajaran di Ditjen Hubla untuk melaksanakan tugas tersebut dengan rasa tanggung jawab, memberikan kontribusi yang optimal serta bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran demi mensukseskan angkutan lebaran tahun 2018 dengan slogan nasional ”Mudik Bareng Guyub Rukun”.

Menhub menyebutkan pada masa angkutan lebaran tahun 2018 Ditjen Perhubungan Laut telah menyiapkan armada kapal laut sebanyak 1.293 unit dengan kapasitas 3,4 juta orang penumpang.

“Hal ini guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa angkutan lebaran 2018 yang diperkirakan akan meningkat sekitar 2,27% dibandingkan tahun 2017,” urai Menhub.

Untuk menjamin keselamatan dalam pelaksanaan angkutan lebaran 2018, Menhub menginstruksikan Ditjen Hubla dan seluruh UPT untuk melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di seluruh pelabuhan terutama pelabuhan yang melayani angkutan laut lebaran.

“Oleh karenanya saya minta kepada Pak Dirjen Hubla dan jajaran untuk bekerja sungguh-sungguh, melakukan cek dan re-check persiapan-persiapan. Hal ini sangat penting, terutama untuk memastikan terpenuhinya standar keselamatan pelayaran sehingga seluruh moda kapal dapat melayani para penumpang pada Angkutan Laut Lebaran tahun ini,” terang Menhub.

Menhub menambahkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan dan pengawasan di sekitar wilayah kerja masing-masing.

“Tingkatkan koordinasi, sinergitas dan soliditas kita untuk melawan semua bentuk ancaman dan teror serta tindak tegas segala bentuk aksi yang dapat mengganggu keamanan, keselamatan dan kelancaran pelayanan transportasi laut pada masyarakat,” tambah Menhub.

Untuk diketahui, penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun 2018 (1439 H) akan dilaksanakan mulai H-15 atau 31 Mei 2018 sampai dengan H+15 atau 1 Juli 2018. (ard)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.