Banner sumsel

Tertangkap di Jalan, Komplotan Ini Batal Pesta Shabu  

 

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Suswanto (22), Bambang (31), Arif (31) dan Yadi (22) batal mengonsumsi shabu yang dibeli seharga Rp300.000  di kawasan 9 Ilir dengan uang patungan setelah para pelaku dibekuk anggota Polsek Sukarame Palembang.

 

Pertama petugas patroli Polsek Kemuning meringkus tersangka Suswanto dan Bambang saat melintas dengan mengedarai sepeda motor di Jalan Sei Bendung, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning pada Rabu (2/10) malam.

 

Bahkan saat mengetahui yang mencegat adalah polisi, Bambang yang merupakan warga Jalan Ario Kemuning membuang bungkusan plastik berisi shabu dari tangannya. Namun ulah pelaku lebih dulu diketahui petugas dan keduanya langsung digiring ke Mapolsek Kemuning.

 

Setelah melakukan pemeriksaan, polisi kembali melakukan pengembangan dan mengamankan dua pelaku lainnya, yakni Arif, warga Jalan Kol Sulaiman Amin, Kecamatan Alang-alang Lebar dan Yadi, warga Perum Bumi Mas Indah, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin dari kediamannya masing-masing.

 

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Robert P Sihombing melalui Kanit Reskrim Iptu Arlan Hidayat mengatakan, keempat pelaku diamankan dari beberapa tempat berbeda, setelah pertama diamankan dua orang yang dibekuk anggota sedang melakukan patroli.

 

“Tersangka Suswanto dan Bambang ditangkap lebih dulu, saat keduanya mengendarai sepeda motor melintasi lokasi penangkapan. Gerak-gerik kedua tersangka yang mencurigakan, membuat anggota menghentikan laju motor kedua tersangka,” katanya, Minggu (13/10).

 

Arlan menjelaskan, disaat petugas menghentikan kendaraan pelaku, ternyata tersangka Bambang membuang sebuah bungkusan kecil, namun ulah pelaku terllihat oleh anggota dan saat dilakukan pemeriksaan, bungkusan tersebut berisi narkoba, sehingga keduanya langsung diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.

 

“Dari hasil pemeriksaan, diamankan dua pelaku lainnya dari rumahnya masing-masing serta barang bukti shabu seberat 0,15 gram. Para tersangka mengaku dibeli seharga Rp300 ribu menggunakan uang hasil patungan,” jelasnya.

 

Atas penangkapan tersebut, Iptu Arlan menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut dan para pelaku akan dijerat dengan Pasal 112 Undang-undang RI Nomor.35 Tahun 2009 tentang narkotika. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.