Tersinggung Didorong Heri Bacok Anggota TNI

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Karena tersinggung saat berselisih paham di sebuah tempat hiburan malam, Heriyanto (35) menghujani tubuh Edy Wijayanto yang diketahui merupakan anggota TNI AD hingga hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan data diperoleh, tindak pidana penganiayaan berat itu terjadi di Cafe Ladies Batas Desa Letang, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 28 Desember lalu.

Kejadian berawal saat korban dan pelaku terlibat selisih paham, dimana korban menuduh pelaku telah memindahkan sepeda motor yang dicari oleh korban hingga keduanya terlibat adu mulut. Pelaku yang kesal dan membacok koban menggunakan sebilah pedang.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok di leher dan lengan kiri hingga korban harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Sungai Lilin. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi di Provinsi Jambi.

Anggota Unit Reskrim Polres Muba di back up anggota Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditresktimum) Polda Sumsel yang melakukan penyelidikan dapat mengamankan pelaku dari persembunyiannya, Selasa (7/1) malam.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi didampingi Kasat Reskrim Polres Muba AKP Deli Haris mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, pihaknya mendapatkan informasi keberadaan pelaku dan langsung dilakukan penyergapan.

“Namun karena berusaha melawan saat dilakukan penangkapan, tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas,” kata Suryadi saat memimpin gelar hasil ungkap kasus di Mapolda Sumsel, Rabu (8/1/2020).

Sementara itu tersangka Heriyanto mengaku tersinggung dengan korban yang sempat mendorong dirinya ketika terjadi adu mulut. “Dia (korban) tidak terima karena motornya aku pindahkan dan dia mendorong aku sampai terpental,” ucap Heri.

Dengan dibalut emosi, pelaku pulang ke tempat kos nya dan saat kembali ke lokasi kejadian, pelaku yang sudah membawa sebilah pedang langsung membacok korban hingga terkapar bersimbah darah.

“Waktu itu aku dalam keadaan sadar, tapi tidak tahu kalau korban ini tentara dan setelah kejadian itu aku langsung pergi ke Jambi,” tutur Heri. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.