Banner sumsel

Tersangka Begal Motor di Sekip Madang Ditembak

PALEMBANG, koranindonesia.id –  Tak lebih dari tiga hari, Satuan Reskrim Polsek Kemuning berhasil melumpuhkan salah satu perampok sepeda motor, di Jalan Sekip Madang, Lorong Makmur, Kecamatan Kemuning, Kamis (18/10/2018) siang.

Tersangka Mebianto (24) warga Jalan Letnan Simanjuntak, Gang Davi II, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning itu, terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur saat ditangkap petugas. Dengan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hitam nopol BG 6584IJ, milik korban M Arifriansyah (15) warga Jalan Sukabangun II, Lorong Sejahtera, Tahap II Blok A 4 RT 59/08, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.

“Benar, kita tembak di kedua kakinya, karena tersangka mencoba melarikan diri saat kita melalukan pengembangan. Kini kita masih terus lakukan pemeriksaan terhadap tersangka, untuk mengetahui sejauh mana keterlibatannya dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah hukum Polsek Kemuning,” papar Kapolsek Kemuning AKP Robert Perdamaian didampingi Kanit Reskrim Iptu Arlan, saat menggelar press release, hari ini Kamis (18/10/2018).

Peristiwa yang diawali saat korban berada dilokasi dengan maksud untuk memfotokopi berkas miliknya, dan merasa terdesak buang air kecil, mencari tempat sepi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itulah pelaku dan temannya datang menghampiri, pada Senin (15/10) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pelaku menghampiri saya, sementara rekannya menunggu sekitar lima meter dari kami. Dia (pelaku) menuduh saya anak suporter pak. Sambil mengacungkan parang, dia kabur setelah berhasil merampas sepeda motor saya. Lalu, saya dan teman saya bernama Diki, sempat berupaya mengejar pelaku dan rekannya. Tidak lupa, saya juga menghubungi keluarga yang lokasinya tidak berjauhan dari lokasi kejadian. Dengan ciri-ciri itulah, akhirnya sepeda motor saya berhasil ditemukan, namun pelakunya telah berhasil kabur,” jelas korban dalam laporan polisi di Mapolsek Kemuning, Rabu (17/10) kemarin.

Sementara itu, tersangka Mebianto Kepada petugas mengaku khilaf karena telah berupaya merampas sepeda motor milik korban, melihat korban yang tengah berdua dengan temannya berada di tempat sepi dan jauh dari keramaian, lantas timbullah niatnya untuk membegal korban.

“Peranan saya yang menghampiri korban. Dengan membawa parang, hanya bertujuan menakut-nakuti. Rencananya motor tersebut mau dijual,” jelasnya.

(fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.