Bhintan Shalawat

Termakan Tawaran Berdamai, Asep Dibekuk Polisi

PALEMBANG,koranindonesia.id-Termakan bujukan korbannya mau berdamai, akhirnya Asep (32) warga Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring mau pulang ke Palembang. Namun, itu ternyata usaha petugas Reskrim Tim Hunter Polresta Palembang untuk menangkapnya, Minggu (7/4/2019).

Tersangka yang merupakan salah satu pelaku pengeroyokan terhadap korban, Endra Lasmana (22), warga Jalan Pangeran Ratu, Lorong Pamili II, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring pada Selasa, 23 Oktober 2018 lalu. Akibat kejadian itu, korban harus mengalami bantuan medis pembuatan usus baru, karena usus sebelumnya terburai usai dibacok dua pelaku, yang salah satunya MA masih berstatus buron.

“Ya, tersangka ini salah satu dari pelaku pengeroyokan korban Endri hingga ususnya terburai. Tersangka ini ditangkap di rumahnya dengan barang bukti berupa sebilah parang, yang digunakan saat membacok korbannya. Kini kami masih memburu pelaku lainnya dan berkasnya masih terus kami lengkapi,” papar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah SIk SH MH melalui Kasat Reskrim, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH, kepada wartawan.

Peristiwa yang berawal dari pertengkaran anak pelaku MA dan anak korban. Emosi, MA mengajak tersangka menemui korban di rumahnya. Tanpa basa basi, keduanya pun mengeroyok korban. Beruntung, tetangganya yang menyaksikan datang melerai dan melarikan korban ke rumah sakit RSUD Bari Palembang.

“Jujur memang saya yang bacok perutnya, sedangkan MA nebas kaki korban. Setelah itu, saya kabur ke Tanjung Rajo, tempat mertuo. Sekitar lima bulan di sana, saya mendapat kabar kalau korban mau ngajak berdamai. Lalu, saya pulang dengan harapan itu. Sesampainya, malah ditangkap dan kaki saya ditembak,” ungkap tersangka yang bekerja sebagai buruh bangunan selama pelarian. (fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.