Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Terkait Kasus Lahan Rumah DP Rp0, KPK Diminta Tidak Panggil Anies Baswedan

 

JAKARTA, koranindonnesia.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak memanggil Gubernur Anies Baswedan terkait kasus korupsi pengadaan tanah untuk lahan Rumah Dp Rp0 di Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Kasus korupsi itu telah menyeret anak buah Anies, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan yang kini sudah berstatus tersangka.

“Ya nggak perlu sampai pemanggilan (Anies Baswedan),” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/3/2021).

Dipertegas mengenai ada atau tidaknya kemungkinan Anies Baswedan dipanggil untuk memberikan keterangan terkait kasus ini, Ariza enggan berspekulasi. Tetapi dia yakin rekan sejawatnya itu tidak bakal dipanggil KPK.

“Saya tidak ingin, apa ya, menduga-duga ya, Saya kira tidak sejauh itu,” tuturnya.

Politisi Gerindra ini mengatakan, KPK sangat profesional mengusut kasus ini, mereka tahu siapa saja yang bakal dipanggil untuk dimintai keterangan dalam kasus ini, Anies Baswedan disebutnya tidak akan dipanggil lembaga negara  itu.

“Jadi saya kira KPK sangat profesional sangat mengerti tahu siapa yang harus ditanya, Siapa yang harus diklarifikasi, sampai Siapa yang Harus dipanggil dan lain sebagainya,” tuturnya.

Anies Baswedan berpeluang dipanggil KPK dalam penyidikan kasus dugaan korupsi ini.  Menurut Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, keterangan saksi dibutuhkan untuk memperjelas konstruksi ihwal kasus tersebut.

“Saya kira siapa pun saksi itu yang melihat, yang merasakan, kemudian yang mengetahui peristiwa ini kan tentu nanti beberapa saksi sudah diperiksa kemarin. Tentu nanti dari situ akan dikembangkan lebih lanjut siapa saksi-saksi berikutnya yang nanti akan dipanggil,” ujar Ali Fikri.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.