Terdapat Pelanggaran Kampanye dalam Kegiatan Tabligh Akbar PA 212, Bawaslu Solo Teruskan Berkas ke Polisi

SOLO,koranindonesia.id–– Badan Pengawas Pemilu in (Bawaslu) Kota Solo meneruskan pelanggaran kampanye yang dilakukan dalam kegiatan Persaudaraan Alumni (PA) 212 ke Satreskrim Polresta Solo, Jumat (1/2) siang. Dengan penerusan yang dilakukan, praktis kasus yang menjerat terlapor yang tak lain adalah Ketua PA 212, Slamet Ma’arif menjadi ranah pidana.

Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Solo, Poppy Kusuma mengatakan, kegiatan Tabligh Akbar PA 212 yang diadakan pada Minggu (13/1) lalu itu telah memenuhi unsur pelanggaran ampanye. Penetapan pelanggaran yang dilakukan Bawaslu ini telah disetujui oleh Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

“Ada tiga belas poin yang dilampirkan terkait penerusan ini yang sudah diatur dengan di Peraturan Bawaslu. Lampiran terdiri dari 13 bendel yang berisi keterangan saksi, saksi ahli, daftar barang bukti, dan alat bukti,” terang Poppy.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli mengatakan, pihaknya telah menerima secara resmi laporan dari pihak Bawaslu. Setelah itu, pihaknya akan melakukan penyidikan baik terhadap pelapor, terlapor maupun saksi.

“Secara resmi telah kami terima laporan dari pihak Bawaslu. Nanti, akan kita selidiki,” kata Fadli.

Saat ini, kata Fadli, status terlapor dalam hal ini Ketua PA 212, Slamet Ma’arif masih sebagai saksi. Pihaknya memiliki waktu 14 hari kedepan untuk melakukan penyidikan, pemeriksaan saksi-saksi seperti saksi ahli, saksi yang di lapangan, dan saksi pelapor.

Ditempat yang sama, panitia Tabligh Akbar PA 212, Endro Sudarsono berpendapat, kegiatan yang diadakan itu jauh dari kampanye yang menjadi komitmen dengan Kepolisian dan koordinasi dengan Bawaslu.

“Seandainya ada aspirasi dari masyarakat atau dari pihak partai manapun dipersilakan untuk menggunakan hak-haknya melapor kepada pihak manapun termasuk Bawaslu. Kami dari panitia pro aktif kepada Bawaslu menyampaikan kesaksian yang sesungguhnya termasuk data-data yang telah disampaikan ke Bawaslu,” katanya. (Ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.