Banner sumsel

Terbukti Jadi Bandar Narkoba, Oknum Anggota Polres OKU Divonis 12 Tahun Penjara

 

BATURAJA,koranindonesia.id-Oknum anggota polisi non aktif, Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika divonis 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Baturaja, Kamis (25/4/2019) sore.

Pada persidangan yang dijaga ketat puluhan anggota polisi dan pengawalan Provos Polres OKU itu,  Majelis hakim Pengadilan Negeri Baturaja yang diketuai Dedi Irawan SH MH memvonis terdakwa Aiptu Budi Risfayanda 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Putusan hakim ini lebih rendah dari tuntutan jaksa. Dimana sebelumnya Jaksa menuntut 17 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar subsider 6 bulan penjara.

Hakim berkeyakinan terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 Junto pasal 132 uu RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam pertimbangan majelis hakim menilai hal-hal yang memberatkan terdakwa seorang anggota kepolisian yang semestinya turut memberantas narkoba.  Sedangkan yang meringankan selama persidangan terdakwa berlaku sopan dan belum pernah menjalani hukuman.

Seusai Sidang terdakwa Budi mengaku menerima dengan lapang dada atas putusan majelis hakim terhadap dirinya.

“Saya terima,”ucapnya singkat.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dekrit Dirgasaputra SH, menyatakan masih menimbang atas putusan hakim untuk melakukan banding pihaknya akan memanfaatkan waktu 7 hari kedepan.

“Kita akan fikir-fikir dulu, kita manfaatkan waktu yang ada,”ucapnya.

Diketahui oknum anggota polisi di Ogan Komering Ulu ini ditangkap beberapa bulan yang lalu oleh Jajaran Satres Narkoba Polres OKU dengan barang bukti narkoba jenis ekstasi sebanyak 260 butir dan sabu sabu.(tin)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.