Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Terbanyak di Jakarta, Polisi Tetapkan 104 Tersangka Hoaks Covid-19

JAKARTA, koranindonesia.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menetapkan sebanyak 104 tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoaks terkait virus corona atau covid-19.

Penindakan tersebut dilakukan Bareskrim Polri bersama jajaran polda sejak periode Januari hingga 24 November 2020.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan bahwa tersangka kasus hoaks yang paling banyak ditangani oleh Polda Metro Jaya. Kemudian Polda Jawa Timur dan Polda Riau.

Ratusan tersangka diduga menyebarkan berita hoaks tentang covid-19 di jejaring media sosial.

“Tiga daerah paling banyak, yakni Polda Metro Jaya sebanyak 14 orang, Polda Jawa Timur 12 orang dan Polda Riau 9 orang,” kata Awi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Kata Awi, sebagian besar tersangka tidak ditahan penyidik. Namun tak dijelaskan secara detail alasan para tersangka itu tidak ditahan.

“Hanya 17 tersangka dilakukan penahanan, dan 87 lainnya tidak ditahan,” ujar Awi.

Ia menambahkan, berita hoaks paling banyak mengenai korban meninggal dunia, kemudian setelah dilakukan penyelidikan, ternyata bukan meninggal karena Covid-19.

Selanjutnya, informasi tidak resmi, seperti Warga Negara Asing (WNA) membawa covid-19 saat masuk ke Indonesia. Kemudian suntingan foto dan video disebut korban covid, dan penghinaan serta hoaks pemerintah.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 28 dan Pasal 4 Undang-Undang ITE Juncto Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Juncto Pasal 16 tentang diskriminasi RAS dan Etnis.

Untuk diketahui, pada Selasa 24 November 2020, total kasus penyebaran virus corona di Indonesia mencapai 506.302 orang. Jumlah pasien sembuh sebanyak 425.313 orang. Sedangkan, 16.111 pasien positif virus corona dinyatakan meninggal dunia.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.