Temui Calon Pembeli Senpi, yang Datang Ternyata Polisi

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Martin Juliyanto (35) hanya bisa pasrah saat anggota Unit Pidum Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang menemukan satu pucuk senjata api rakitan dari balik pinggangnya, Minggu (17/11) malam.

Oleh Tim Opsnal Unit Pidum yang dipimpun Ipda Andrean, tersangka berikut barang bukti satu pucuk pistol rakitan jenis revolver dengan empat butir amunisi kaliber 5,56 mm itu langsung digelandang ke Mapolresta Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka Martin yang tinggal di Jalan Supersemar, Lorong Mulya, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang ini mengaku bahwa dirinya dipercaya oleh temannya, Dian dan merupakan pemilik senjata api ilegal tersebut yang rencananya akan dijual kepada seseorang dengan harga Rp1 juta.

“Pistol itu sudah dua minggu dengan saya, rencananya malam itu mau bertemu orang yang mau membelinya, jadi saya bawa. Tapi ternyata saya diamankan oleh polisi,” ucap Martin saat menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembag, Senin (18/11/2019).

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum Iptu Ginting mengatakan, tersangka terjaring Operasi Senpi Musi 2019 saat berada di Jalan Mawar, Lorong Kembang, Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan IT I Palembang.

“Pelaku ditangkap atas laporan anggota yang melihat pelaku membawa senpira di tempat keramaian, sehingga tim bergerak cepat dan mengamankan pelaku guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ginting.

Atas perbuatan tersebut, Ginting menambahkan, tersangka akan dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.