Teken MoU, Multico Bangun Pembangkit Listrik Berkapasitas 9,9 MW

MUSIRAWAS, koranindonesia.id Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bersama PT Global Enviro Technology menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) pembangunan pembangkit listrik tenaga gas berkapasitas 9,9 MW, Kamis (26/4/2018) di Hotel Sultan Jakarta.

Direktur Global Enviro Pte.Ltd, Andre Berliner mengaku merasa bangga bisa bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas dan dapat berkontribusi dalam mengatasi salah satu persoalan yang ada di daerah tersebut.

“Dengan berinvestasi dalam bentuk membangun pembangkit listrik. Untuk itu Global Enviro Pte.Ltd berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat pelaksanaan rencana tersebut,”katanya.

Sementara itu, Bupati Musirawas H Hendra Gunawan menyambut baik kerjasama tersebut  dalam rangka pengembangan infrastruktur energy listrik di Kabupaten Musi Rawas. Saat ini ada beberapa bagian di wilayah Kabupaten Musi Rawas yang masih mengalami kekurangan energy listrik dan menjadi salah satu problem utama.

Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Musirawas menyambut baik dan membuka seluas-luasnya untuk kerjasama dengan semua pihak yang memiliki keinginan serta rencana mulia untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga gas dengan memanfaatkan sumber gas alam dan biogas dari sumber yang ada di wilayah Kabupaten Musirawas.

“Dengan ditandatanganinya MoU ini, saya mengharapkan agar perusahaan tersebut dapat segera merealisasi pembangunan secepat mungkin sehingga  pasokan listrik lebih terjamin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mura, Yudi Fachriansyah mengungkapkan Global Enviro Pte.Ltd, merupakan salah satu PMA (Penanaman Modal Asing) atau perusahaan bidang Migas dan energy dari Singapura.

“Project yang akan dijalankan perusahaan ini yaitu Musi Rawas Natural Gas Power Plant dengan kapasitas 9,9 MW. Dimana rencananya akan dilaksanakan pembangunan pembangkit listrik tenaga mesin gas atau bidang ketenagalistrikan,”jelasnya.

Lanjutnya Yudi mengatakan, Dalam MoU yang telah ditandatangani disebutkan bahwa kedua belah pihak berkomitmen untuk bekerjasama dalam pengembangan bersama sektor energy di Kabupaten Musi Rawas melalui pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik berbahan bakar gas bumi dan biogas.

Selain itu para pihak sepakat untuk melaksanakan studi kelayakan untuk mereview potensi bahan baku dan bahan bakar pembangkit listrik tenaga gas bumi dan pembangkit listrik tenaga biogas serta potensi pembangkitan dan penyaluran listrik ke wilayah Kabupaten Musi Rawas dan atau evakuasi listrik ke jarangan PT PLN (Persero) termasuk didalamnya analisis lingkungan dan demografi.

“Untuk MoU itu disebutkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan memberikan bantuan teknis, informasi dan perizinan dalam pelaksanaan studi kelayakan. Dimana studi kelakayan akan dijadikan dasar dalam perjanjian kerjasama pembangkitan dan penyaluran listrik di Musi Rawas,”tambahnya.

Kemudian pihak pertama dalam hal ini Pemkab Musi Rawas sesuai dengan kewenangannya akan mengajukan permohonan alokasi gas bumi baik berupa gas suar bakar maupun gas pipa kepada Kementrian ESDM melalui SKK Migas. Sementara pihak Multico akan menyediakan teknologi dan perangkat keras, serta sumber daya manusia untuk pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik tenaga gas dan atau pembangkit listrik tenaga Biogas.

Hadir dalam acara penandatanganan nota kesepahaman Proyek Power Plant ini diantaranya Bupati H Hendra Gunawan didampingi Asisten II Setda Mura H Syaiful Ibna dan Kepala DPMPTSP Yudi Fachriansyah, DR Nanti Kasih, Kabag Humas Herman Abubakar, Kabag Umum Sutarmin, Kabag Ekonomi Hayatun Novrida, Kabag Organisasi Warindi, Kasubba Kerjasama Daerah Bagian Tapem Dedi, Kasubbag Dokumentasi dan Informasi Wahyu Saputra dan Kabag Protokol. Sementara dari Global Enviro Pte.Ltd diantaranya Direktur Andre Berliner yang didampingi oleh GM Michael Wong, GM Rudy Hikmanudin Frandy, Arif Arkan  dan Alvin Ku perwakilan Multico Malaysia.(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.