Banner sumsel

Tekan Pertumbuhan Penduduk, BKKBN Genjot Pembentukan Kampung KB

PALEMBANG, koranindonesia.Id-Guna menekan laju pertumbuhan penduduk di Sumatera Selatan (Sumsel) dari 1,49 persen ditarget menjadi 1,1 persen, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumsel menyasar perkembangan Kampung KB ke kawasan pinggiran.

Peneliti Madya BKKBN Sumsel, Dani Saputra mengatakan, BKKBN menjadikan program Kampung KB sebagai salah satu cara untuk tercapainya program Keluarga Berencana (KB). Dimana saat ini Kampung KB sudah ada di seluruh kabupaten kota.

Dikatakannya sejak dibentuk pada 2016 lalu, hingga kini sudah ada sekitar 300 Kampung KB di seluruh Sumsel. Meski belum ada evaluasi khusus, karena digerakkan oleh seluruh sektor dan program ini selalu dipantau.

“Tahun ini Kampung KB yang dilaksanakan oleh semua sektor secara terintegrasi ini menyasar pedesaan, sebelumnya hanya per kecamatan,” katanya usai pertemuan dengan awak media di ruang rapat BKKBN, Senin (18/2/2019).

Dani mengatakan, setelah dibentuk, Kampung KB dipantau sejauh mana pelaksanaannya. Berdasarkan pemantauan itu dapat diketahui bahwa berbagai pemangku kepentingan bersinergi dalam mewujudkan visi dan misi dari Kampung KB, yakni menciptakan generasi yang berkualitas.

Khusus untuk pelayanan KB, juga diberikan pemahaman pemasangan alat kontrasepsi, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Seperti IUD, Implan, Vasektomi dan Tubektomi. “Pengguna MKJP saat ini meningkat tapi belum signifikan dan masih harus capai target. Pencapaiannya 20 persen dari target 30 persen,” jelasnya.

Pentingnya keberhasilan Program KB ini juga didukung dengan pemberian pemahaman kepada generasi muda baik di perkotaan dan di daerah. Dalam program ini diajarkan untuk tidak melakukan seks pra nikah, kawin muda dan tidak narkotika. Sebab, berdasarkan data BKKBN, 9 persen penduduk wanita di Sumsel 15-19 tahun sudah menikah dan punya anak. Sementara kajian BKKBN mulai usia 21 tahun wanita dan 25 laki-laki. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.