Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Tegas…!! Saat PSBB lanjutan, Pemprov DKI Jakarta Tutup Puluhan Kantor

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi setempat menutup sebanyak 96 kantor pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase 2.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengaku penutupan yang dilakukan pihaknya lantaran ditemukannya sejumlah pelanggaran protokol kesehatan dan sebagian kantor ditemukan kasus Covid-19.

“Perusahaan yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19 ada 41 perusahaan,” kata Andri saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2020).

Pada PSBB fase 2 Gubernur Anies Baswedan tetap mengizinkan perkantoran untuk tetap beroperasi dengan prasyarat, salah satunya jumlah pegawai yang masuk tidak boleh lebih dari 25 persen total karyawan yang ada. Lalu perkantoran yang ditemukan adanya kasus corona wajib menutup satu gedung selama tiga hari guna dilakukan sterilisasi.

“Lalu perusahaan yang ditutup karena adanya kasus positif Covid-19 di perkantoran sebanyak 55,” ujarnya.

Terhitung sejak 14 September 2020 sampai hari ini, Andri mengaku sudah melakukan sidak ke 581 perusahaan. Dia berharap pengelola perkantoran semakin taat terhadap PSBB yang akan diperpanjang dua pekan mulai Senin (28/9/2020) besok.

“Jumlah perusahaan yang disidak sejak 14 September itu mencapai 581,” tuturnya.

Sejauh ini lanjut Andiri pihaknya baru melakukan penutupan sementara pada perusahaan yang ketahuan melanggar protokol kesehatan. Namun, ke depan perusahan yang membandel akan dikenakan denda. Adapun regulasinya tengah digodok.

“Sanksi yang diberikan terhadap perusahaan pelanggar protokol kesehatan Covid-19 memang masih hanya penutupan sementara,” tukasnya.

PSBB di Jakarta diyakini bisa menekan penularan wabah Covid-19 di Jakarta karena berkurangnya mobilitas warga di luar rumah. Bahkan pada PSBB fase 2 tahap pertama ini Pemprov DKI mengklaim sudah ada tanda-tanda melandainya penyebaran wabah mematikan itu.

Untuk itu, pada perpanjangan PSBB yang mulai berlangsung besok hingga dua minggu kedepan, Gubernur Anies Baswedan berharap 60 persen warga Jakarta tetap berada di rumah.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.