Tanggapi Larangan Memakai Jalan Tol Jika Tak Dukung Jokowi, Sandiaga : Jokowi Sebatas Meresmikan

SOLO,koranIndonesia.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Paslon 02, Sandiaga Salahudin Uno menganggap jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya sebatas meresmikan jalan tol. Pernyataan tersebut untuk menanggapi polemic terkait pernyataan dari Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi agar jangan memakai jalan tol jika tidak memilih Jokowi.

“Pak Jokowi itu kebagian meresmikannya saja,” terang Sandi saat menyapa pendukungnya di Pendapa Batik Putra Laweyan Kampung Batik Laweyan, Kota Solo, Selasa (5/2/2019) siang.

Menurut Sandi, perencanaan jalan tol Trans Jawa telah lama direncanakan sejak era Presiden Soeharto. Lalu, direkstrukturisasi pada zaman Habibie dan Megawati Soekarnoputri. Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dilakukan pembebasan lahan dan mulai konstruksinya. Sedangkan, di era Presiden Jokowi dilakukan pembangunan infrastruktur.

“Jadi itulah rentetan pemimpin – pemimpin kita yang mendorong hadirnya Trans Jawa. Bukan serta merta langsung jadi,” jelas Sandi.

Sandi mengerti betul terkait rentetan pembangunan tol Trans Jawa. Mengingat, dirinya juga sempat membangun dan mengelola tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Jawa Barat yang memiliki panjang 116 km.

Sandi mengapresiasi langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi yang telah melakukan pembangunan infrastruktur jalan tol. Akan tetapi, rentetan tersebut tidak boleh dilupakan.

“Tetapi, kami tegaskan tol itu milik rakyat. Rakyat memiliki hak selama mereka membayar saat melewatinya,” ucap Sandi. (ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.