Banner Pemprov 17 Agustus

Tak Terima Jadi Tersangka, Obby Gugat Polresta Palembang

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Merasa ada kejanggalan dengan penetapan statusnya sebagai tersangka, Obby Frisman Arkataku (24) mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Palembang, Senin (22/7/2019).

 

Melalui kuasa hukumnya, tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan peserta Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Taruna Indonesia ini menggugat Polresta Palembang melalui gugatan praperadilan.

 

“Kita mengajukan gugatan praperadilan terhadap institusi kepolisian. Setelah kita lakukan investigasi ke lapangan, terdapat kejanggalan dalam penetapan tersangka,” ujar Suwito Winoto, kuasa hukum Obby.

 

“Untuk itu kita mengajukan upaya hukum sesuai aturan KUHP bahwa hak-hak tersangka harus dijalankan,” jelasnya.

 

Untuk itu dengan gugatan praperadilan ini, dirinya berharap majelis hakim yang menyidangkan praperadilan ini untuk betul-betul memahami isi gugatan pihaknya.

 

“Kalau bisa kami minta kepada majelis hakim bahwa penetapan status tersangka terhadap klien kami tidak sah dan kita minta dibebaskan,” tandasnya.

 

Terkait materi gugatan praperadilan, Suwito menjelaskan ada beberapa hal, seperti dari keterangan saksi-saksi yang mereka mintai keterangan, bahwa Obby tidak melakukan pemukulan.

 

“Dari bukti yang kami dapat di lapangan dan hasil olah TKP oleh kepolisian serta masa penetapan status tersangka, penangkapan dan penahanan sudah melampaui batas waktu,” jelasnya.

 

Semua bukti yang mereka dapatkan, menurut Suwito, akan dipaparkan dalam persidangan praperadilan nanti.

 

“Dalam hal ini kita sesama penegak hukum, saling mengingatkan jangan sampai keluar dari jalur dan aturan yang berlaku sebagaimana diatur dalam undang-undang,” imbuhnya.

 

Sentara itu, Juru Bicara Pengadilan Negeri Palembang Hotnar Simarmata membenarkan bahwa pihaknya telah menerima berkas gugatan praperadilan tersebut.

 

“Benar tadi ada permohonan praperadilan dan sudah dilakukan penunjukan hakim. Nanti hakimnya pelajari dulu dan akan menetapkan jadwal persidangan,” jelasnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Obby yang merupakan pembina dalam pelaksanaan MOS di SMA Taruna Indonesia ditetapkan sebagai tersangka atas kematian Delwyn Berli Juliandro beberapa waktu lalu. (Sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.