Banner sumsel

Tak Puas Putusan Hakim, Keluarga Anggota Brimob Kepung PN Baturaja

 

Baturaja,koranindonesia.id – Sidang putusan kasus pembunuhan Brigpol Yusuf  anggota Brimob Resimen C Blitang Oku Timur  diwarnai pengepungan gedung Pengadilan Negeri Baturaja  oleh keluarga korban. Tangis histeris keluarga korban pecah, usai putuisan hakim dibacakan. Keluarga korban menilai,  putusan majelis hakin terlalu ringan .

Tiga dari delapan tersangka divonis bebas yakni Yongki, Rudi Hartono, Hartawan . Lima lainnya divonis beragam diantaranya, 1 orang divonis sebelas tahun penjara atas nama Julius Enda,  2 orang divonis sembilan tahun penjara yakni Efnija dan Joan,  1 orang divonis  2 tahun penjara atas nama Redo ,  1 orang divonis 3 tahun penjara atas nama Adi.

Buntut dari putusan tersebut , ratusan warga sekampung halaman korban mengamuk dihalaman gedung pengadilan negeri Baturaja, setelah menunggu beberapa jam sebelum sidang putusan dilaksanakan,  akibatnya kedelapan terdakwa tertahan di ruang pengadilan.

“Kami nilai putusan ini tidak adil. Kami meminta hakim untuk meninjau ulang yang di vonis bebas,”ucap Ngatimi ibu korban,

Terpisah Jaksa Penuntut Umum Robby Raditio Darma SH mengaku akan menunggu surat putusan resmi dari Hakim dan akan mengambil langkah selanjutnya.

“Apakah banding atau tidak kami masih menunggu surat resmi dari Hakim, selanjutnya kami akan memutuskan” tegasnya.

Sementara itu, ratusan personel aparat kemanan baik berseragam lengkap , maupun berpakaian preman, terus berjaga untuk mengantisipasi amuk masa. Untuk meredam emosi warga,  pihak pengadilan negeri melakukan mediasi dengan keluarga korban,  terkait langkah hukum selanjutnya.(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.