Banner sumsel

Tak Diberi Modal Judi, Riya Disiksa Suami

PALEMBANG, koranindonesia. Id – Lantaran tidak memberi uang kepada suami untuk bermain judi. Riya (21) harus mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga mengalamj luka memar di bagian wajah.

Akibat dari itu, korban mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk melaporkan suaminya RH (28) yang diduga sudah melakukan pemukulan terhadapnya.

Kepada petugas kepolisian, korban menceritakan kejadiannya terjadi rumahnya Jalan KH Azhari, Lorong Hijriah, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Minggu (29/4/2018) sekitar pukul 16.00.

Dimana ketika itu, ia tidak bisa memberikan uang yang diminta oleh suaminya. “Tidak ada masalah, dia minta uang untuk judi. Karena saya tidak punya uang, dia menyuruh pinjam dengan orang,” katanya.

Korban pun menolak permintaan terlapor untuk meminjam uang kepada tetangga. Seraya berkata sudah tidak tahan lagi hidup bersamanya. “Dia bilang, kalau sudah tidak tahan lagi silahkan  pergi,” ujarnya.

Lantas, Riya keluar dari rumah untuk menagih uang kreditan kepada tetangga yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Tak lama itu, ia mendengar suara anaknya menangis dari dalam rumah.

“Karena melihat saya, anak tadi mau ikut sambil menangis-nangis. Jadi, saya dekati anak, mau mengajaknya menagih uang. Dia mendekati saya, dan bilang jangan mengajak anak,” katanya.

Tidak hanya melarang, terlapor yang naik pitam langsung memukul korban menggunakan tangan kosong. “Saya mengalami luka memar di pipi dan sakit di bagian paha,” cetusnya.

Dia berharap dengan adanya laporan yang dibuat, pihak kepolisian dapat segera memprosesnya dan menangkap pelaku. “Saya tidak senang, karena sering dibuat seperti ini. Saya harap dia ditangkap,” tutur Riya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengungkapkan pihaknya sudah menerima laporan korban. “Sudah kita terima dan dalam proses pemeriksaan,” tutupnya. (yyn).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.