Banner sumsel

Tahun Depan, Foto Pembuang Sampah Sembarangan ‘Masuk’ Koran dan Televisi

PALEMBANG, koranindonesia.Id –Guna memberikan efek jera kepada pembuang sampah sembarangan, tahun depan (2019) Pemerintah Kota Palembang selain menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali), juga akan memasang foto pembuang sampah di media massa. Saat ini sedang dikaji detail punishment yang diberikan.

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, efek jera yang akan diberikan kepada pembuang sampah sembarangan akan disepakati bersama dan dijalankan dengan baik. Pihaknya memastikan saat ini masih dikaji setidaknya tahun depan diberlakukan.

“Sekarang masih terus disosialisasikan, tahun depan diterapkan. Di kota-kota maju, efek jera dan rasa malu yang diberikan kepada pelanggar sangat ditakuti ketimbang pidana,” katanya usai mengunjungi dan berbincang di taman baru kawasan 26 Ilir, Selasa (6/11/2018).

Dimana, bagi warga yang berhasil mendapatkan foto warga yang membuang sampah sembarangan, akan mendapatkan hadiah dari Pemkot Palembang. Ia menilai saat ini banyak orang tidak ada rasa malu membuang sampah bahkan merusak aset kota.

“Saya dapat ide, untuk mengajak warga memoto pembuang sampah sembarangan. Kita akan lindungi identitas pemberi informasi. Nantinya foto pembuang sampah akan dipasang di koran dan televisi,” ujarnya.

Menurutnya, dalam waktu dekat juga pihaknya akan menyedikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) lebih banyak. Pihaknya berencana membeli lahan untuk RTH baru yang nantinya menjadi salah satu ingatan baik bagi masyarakat kedepannya.

Pemberian efek jera ini juga seiring dengan telah direvisinya Peraturan Walikota (Perwali) yang di dalamnya terdapat sanksi bagi pembuang sampah sembarangan berupa kurungan 3 hari dan denda Rp250 ribu.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Sulaiman Amin Sulaiman menjelaskan, tahap awal bakal diterapkan disisi kiri Jalan Sudirman, mulai dari Masjid Agung sampai Pasar Cinde. Pihaknya akan membentuk tim terpadu yang terdiri dari anggota Pol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan dinas terkait lainnya.

“Tim terpadu inilah nantinya akan mengawasi sepanjang ruas jalan, jika ada masyarakat yang ditemukan membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi. Sanksi berupa denda Rp250 ribu dan tiga hari kurungan,” katanya. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.