Banner sumsel

Tabrak Pedagang Sayur Hingga Tewas, Ternyata Sopir Dibawah Pengaruh Narkoba

LAHAT,  koranindonesia.Id – Pengaruh narkoba ditambah bawaan ngantuk  saat mengemudikan mobil, membuat  Fahro Roza (35) warga Jalan Bandar Jaya Blok E Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat, kehilangan konsentrasi, akibatnya mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BG 1639 EA yang dikendarainya menabrak Sumarni (47 ) warga Desa Tanjung Telang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat yang berprofesi sebagai pedagang sayur hingga tewas.

Terkuaknya kejadian itu, berawal dari kecelakaan lalu lintas di Desa Muara Telang, sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (1/10). Saat itu tersangka mengendari mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BG 1639 EA. Melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Muara Enim menuju Lahat.

Diduga mengantuk, saat di lokasi kejadian slip hilang kendali masuk ke jalur kanan. Naas korban saat itu sedang berdiri di pingggir jalan dan tak bisa mengelak. Tabrakan pun tak terhindarkan dan mobil sempat terbalik setelah menabrak tumpukan material bangunan.

Warga yang mengetahui hal tersebut, langsung berhamburan keluar sembari menghubungi pihak unit Laka Lantas Satlantas Polres Lahat. Warga kemudian melarikan korban ke rumah sakit. Namun nyawa korban tak tertolong dan diduga meninggal dalam perjalanan. Dengan luka robek di kepala bagian belakang.

Sementara tersangka dibawa anggota unit Laka ke kantor Satlantas Polres Lahat. Melihat kronologis kejadian dari keterangan saksi dan tersangka yang terlihat gugup, terkuak bahwa tersangka menggunakan narkoba. Saat ditanya apakah masih ada narkoba yang disimpannya  tersangka mengakuinya dan dan berada di dalam tas miliknya. Saat dicek anggota di kantor, tersangka mengaku membawa narkoba,” ujar Kapolres Lahat AKBP Robi Karya Adi S.Ik melalui Kasat Lantas AKP Dhani Prasetya S.Ik, Selasa (2/10/2018).

Dari hasil temuan tersebut, tersangka pun diserahkan ke Satnarkoba Polres Lahat.”Kasus lakalantasnya tetap lanjut dan tersangka bisa dijerat pasal berlapis,” tegas Dhani.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Lahat AKP Desli menerangkan, tersangka diserahkan satuan lalu lintas Polres Lahat berikut barang bukti berupa tiga paket kecil serbuk kristal diduga sabu, dengan berat keseluruhan brutto 0,51 gram, satu buah kotak rokok merk sampoerna juga satu buah tas warna hitam.

“Dia (tersangka, red) mengakui barang bukti tersebut miliknya, hasil tes urine positif narkoba,” ujar Desli.

Pihaknya masih mendalami terkait narkoba jenis sabu yang dibawa tersangka. “Kita masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan tersangka ini dalam jaringan pengedar narkoba di Kabupaten Lahat,”tandasnya.

Sementara tersangka saat dibincangi mengaku dari Muara Enim hendak pulang ke Lahat. Tersangka mengaku mengantuk dan sehari sebelumnya sempat menggunakan sabu. (Sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.