Banner sumsel

Syarat Hanya Kartu Keluarga, Rekam e-KTP Bisa di Kecamatan Berbeda

PALEMBANG, koranindonesia.Id –Guna memudahkan masyarakat untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), saat ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang sudah memberikan kebebasan kepada setiap wajib KTP untuk melakukan perekaman di kecamatan yang berbeda dengan domisili asalnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang, Edwin Effendi mengatakan, kebijakan tersebut sudah berlaku sejak beberapa waktu terakhir untuk memudahkan warga memiliki KTP. Tetapi karena masih terbilang baru, masih banyak masyarakat yang tidak tahu.

“Hanya dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK), warga yang akan membuat KTP bisa melakukan rekam e-KTP di kecamatan mana saja. Misalnya warga Sukarame, kebetulan sedang melintas di Ilir Timur 1, maka bisa rekam di kecamatan itu,” ujarnya.

Edwin mengatakan, saat ini dengan telah adanya alat rekam dan pencetakan e-KTP di kecamatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang selama ini bertugas mencetak, kini hanya fokus pada perbaikan element e-KTP, e-KTP hilang dan rusak.

“Silakan rekam di kecamatan mana saja, nantinya setelah statusnya PRR baru bisa dicetak. Kita pastikan tidak ada kekosongan blangko, setelah kita terima dari provinsi, langsung diberikan ke kecamatan,” jelasnya.

Ia mengatakan, teknis pencetakkan e-KTP adalah yang statusnya Print Ready Record (PRR). Alat cetak di kecamatan sudah terkoneksi dengan jaringan Disdukcapil Kota Palembang. Dengan adanya koneksi jaringan untuk pencetakkan e-KTP ini, maka akan meminimalisir adanya NIK ganda serta double perekaman.

Pasalnya, melalui koneksi jaringan ini, maka jika ada NIK ganda maka secara otomatis sistem data pada Kemendagri akan menolaknya.

“Harus diketahui, mekanisme di Disdkcapil itu ada beberapa macam, seperti PRR yang artinya data tersebut tunggal dan bisa dilakukan pencetakkan. Selain itu ada status NIK-nya invalid yang disebabkan kemungkinan besar yang bersangkutan, pertama belum pernah perekaman, kedua dia pernah melakukan perekaman lebih dari satu kali dengan NIK berbeda,” tuturnya. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.