Syahrial Oesman Sayangkan PT SOM Bawa SFC ke Ranah Bisnis

PALEMBANG, koranindonesia.id – Ketua Tim SAR dan Prestasi Sriwijaya FC (SFC) Syahrial Oesman meminta, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola dan manajemen klub, tidak usah khawatir pihaknya akan bertindak offside.

Sebab menurut dia, apa yang mereka lakukan selama ini merupakan amanat yang diberikan oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru, sebagai upaya menyelamatkan Laskar Wong Kito, julukan SFC dari ancaman degradasi.

Karena itu, tim SAR dan Prestasi SFC hanya melakukan berbagai upaya untuk memberikan support kepada tim, dari luar lapangan yang bersifat non teknis. Seperti mengajak fans dan masyarakat Sumsel bersama-sama berdoa, maupun memberikan bonus kepada tim.

“Justru saya sebagai perwakilan masyarakat dan pembina yayasan SFC meminta manajemen klub agar jangan offside, karena telah membawa SFC ke ranah bisnis,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (15/11/2018).

Didampingi Wakil Ketua tim SAR dan Prestasi Hendri Zainuddin dan Wakil Sekretaris Tim SAR dan Prestasi SFC Johan Sjafri, mantan Gubernur Sumsel ini menjelaskan, dirinya sangat menyayangkan SFC telah dibawa ke ranah bisnis. Hal itu dibuktikan dengan kegaduhan yang terjadi belakangan ini terkait adanya pembagian saham.

“Sriwijaya FC bukan lahan bisnis dan milik masyarakat Sumsel. Karena itu, saya harus turun gunung untuk menyelesaikan masalah ini, sebab saya sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. SFC merupakan landmark Sumsel, bukan hanya Jembatan Ampera. Jadi harus kita jaga bersama,” tegasnya.

(frd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.