Banner sumsel

Survei Index Politica, Unggulkan Harno-Fitri di Pilkada Palembang

PALEMBANG, koranindonesia.id – Index Politica menggelar konfrensi pers terkait laporan hasil survei terhadap persepsi masyarakat Kota Palembang terhadap Pilkada Kota Palembang, di Hotel Santika, hari ini, Jumat (22/6/2018).

Dari hasil survei Index Politica yang dilakukan pada 28 Mei- 4 Juni 2018 itu menyebutkan, tingkat keterpilihan (elektabilitas) pasangan calon (paslon) nomor urut 1 pada Pilkada Kota Palembang Harnojoyo- Fitrianti Agustinda lebih unggul dibandingkan paslon lainnya, yakni mencapai 37,06%.

Direktur Eksekutif Index Politica Denny Charter mengatakan, survei yang dilakukan pihaknya menggunakan metodelogi multistage random sampling. Dimana, jumlah keseluruhan sample sebanyak 600 responden dengan margin of error lebih kurang 4% dan tingkat kepercayaan mencapai 95%.

“Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode wawancara tatap muka langsung dengan responden menggunakan kuisioner, ” paparnya.

Lebih lanjut Denny menjelaskan, tingkat partisipasi pemilih melalui survei pengetahuan masyarakat tentang Pilkada Palembang sudah mencapai 86,97%.

Mengenai kinerja pemerintah daerah dalam hal ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang sebelumnya, imbuh Denny,  adalah sebesar 14,87% responden mengaku sangat puas;  70,01% lainnya puas;  17,55% tidak puas dan 12,35% responden lagi mengaku sangat tidak puas.

Kepuasan terhadap kinerja pemerintah sebelumnya menurutnya, karena menangani masalah kemacetan,  banjir,  perumahan layak huni,  sarana bermain dan olahraga,  jalan,  pendidikan,  listrik,  kemiskinan dan pengangguran.

“Untuk elektabilitas, paslon yang tertinggi adalah Harnojoyo-Fitri Agustinda sebesar 37,06%; sementara pasangan Sarimuda-Kgs Abdul Rozak 25,71%, M Akbar Alfaro-Hernoe Roespriadi sebesar 7,35% dan pasangan Mularis Djahri -Syaidina Ali 12,85% dengan swing voter sebesar 13%,” bebernya pula.

Sementara untuk praktik money politic (politik uang) masih menurut Denny, ada sekitar 68% responden yang tidak setuju dengan politik uang, sementara 17% lainnya mengaku setuju, dan 16% responden lagi kurang setuju. Kecamatan yang paling banyak setuju dengan politik uang adalah Seberang Ulu (SU) I,  Bukit Kecil,  Kertapati dan Alang Alang Lebar. “Mereka mau berpindah pilihan jika ada yang mau membayar sebesar Rp 200 ribu, ” ucapnya.

Lebih lanjut Denny mengungkapkan, terjadi perebutan wilayah dukungan yang ada sejak Pilkada Palembang sebelumnya antara Harnojoyo dengan Sarimuda.  Pasangan Sarimuda-Rozak unggul di lima kecamatan yakni Gandus,  Plaju,  Kalidoni,  Sematang Borang dan Sako.  Kecamatan lainnya adalah basis Harnojoyo dan Fitri Agustinda. “Sedangkan dua paslon lainnya yakni Akbar Alfaro- Hernoe serta Mularis-Syaidina Ali tidak unggul di semua kecamatan,” pungkasnya.(win)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.