Sungai Musi Pasang, Aktivitas Petani Karet Lumpuh

MUBA, koranindonesia.id – Ratusan hektar kebun karet warga Musi Banyuasin yang berada di bantaran Sungai Musi terendam air, menyusul meluapnya sungat terpanjang di Sumsel itu, setelah guyur hujan beberapa minggu terakhir, akibatnya aktivitas petani karet lumpuh total.

Pantauan wartawan media ini dibeberapa lokasi seperti Desa Epil, Desa Bailangu Timur, Desa Danau Cala, hingga Kamis (32/3/2018) air masih menggenagi kebun karet warga dengan ketinggian bervariasi.

Ujang (38) warga Desa Bailangu saat dikonfirmasi mengatakan, sejak beberapa hari terakhir tidak bisa menyadap karet dikarenakan kebun tergenang air setinggi paha orang dewasa. “Getah akan mencair kalau terkena air. Jadi percuma kalau disadap. Belum lagi posisi lahan kebun karet digenangi air,” katanya.

Dia berharap, kondisi ini tidak berlangsung lama sehingga petani karet dapat beraktivitas seperti semula. ” Ini adalah banjir tahunan, ya inilah kondisi kami yang berada dipinggiran sungai Musi, terutama yang berada dikawasan rendah,” kata Ujang.

Selain merendam kebun karet, banjir juga menggenangi  jalan menuju Desa Danau Cala, akibatnya aktifitas warga Desa Danau Cala lumpuh.

Ros (41) warga Desa Danau Cala  membenarkan atas kondisi tersebut, menurutnya selain merendam jalan dan kebun, air pasang juga  merendam rumah warga yang berada dikawasan rendah. (les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.