Sumsel Jadi Pilot Project Bursa Efek Daerah

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  mengharapkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat menciptakan iklim inflasi yang rendah dan stabil. Hal tersebut diungkapkannya saat menerima audensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Yunita Resmi Sari, bertempat di ruang tamu Gubernur Sumsel, Senin (18/11).

“TPID di level Kabupaten/Kota tentu lebih mengetahui kondisi terkini yang dihadapi daerahnya terkait kondisi pengendalian harga,” ujarnya.

Dikatakan, TPID memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pencapaian sasaran inflasi, sebab upaya menekan inflasi juga menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga terkait termasuk TPID , untuk wilayah Sumsel upaya tersebut telah dilakukan yang dibuktikan dengan  terjadinya pertumbuhan ekonomi yang baik.

Dalam kesempatan ini pula Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengungkapkan, Provinsi Sumsel mendapat kepercayaan dari pusat untuk membuka Bursa Efek Daerah. Dimana di Indonesia baru dua provinsi yang dipercayakan yakni Provinsi Sumsel dan  Provinsi Jawa Barat.

“Karena potensi yang ada di Provinsi Sumsel sehingga dipercayakan membuka Bursa Efek Daerah. Namun masih di kaji lebih lanjut, sejauh ini baru Provinsi Sumsel dan Jawa Barat. Tujuanya untuk pendalaman pasar di daerah-daerah,” tambahnya.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Yunita Resmi Sari mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel yang bersedia  masih meluangkan waktu  menerima audensinya.

“Kami  juga mengundang pak gubernur untuk hadir dalam High Level Meeting  bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Arista 26 November mendatang,” harapnya. (ril humas)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.