Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Suhu Muka Air Laut Makin Panas, BMKG Ajak Masyarakat Selamatkan Laut

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Indonesia yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan, kini kondisinya makin mengkhawatirkan. Pasalnya diingatkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi laut di perairan Indonesia semakin panas suhu muka air lautnya.
Untuk itu, BMKG mengajak masyarakat untuk menyelamatkan laut sebagaimana salah satu tema dalam Hari Meteorologi Dunia ke-71.
“Yang mengkhawatirkan kondisi laut kita terutama di perairan Indonesia semakin panas suhu muka air lautnya,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Rabu, (24/3).

Menurut Dwikorita, suhu muka air laut normalnya berkisar antara 25-26 derajat celcius, namun saat ini suhu sudah meningkat menjadi 30 derajat celcius.

Dengan semakin memanasnya suhu muka air laut maka akan terjadi penguapan dan pembentukan awan semakin intensif dan massif. Hal inilah menyebabkan timbulnya hujan ekstrem atau super lebat.

Kondisi tersebut dapat berdampak pada peningkatan bencana hidrometeorologi di tanah air. Karena itu laut harus dipelihara, katanya. Pemerintah juga sedang menggalakkan hutan mangrove di wilayah pesisir sebagai upaya mengurangi suhu panas muka air laut.
Secara konkrit, peran BMKG selain memberikan informasi prakiraan cuaca juga mendapat tanggung jawab dari Badan Meteorologi Dunia (World Meteorologi Organization/WMO) untuk menyiapkan dan mengembangkan observasi di laut.

“Observasi tersebut agar kita bisa mendeteksi lebih dibuat gejala anomali yang terjadi sehingga kita bisa memberikan gambaran 10 atau 100 tahun lagi Indonesia harus berbuat apa untuk kebijakan dan aksi nyata di lapangan,” ujar dia.

Hari Meteorologi Dunia yang diperingati pada 23 Maret pada tahun ini mengambil tema Waspada Cuaca, Peduli Iklim dan Selamatkan Laut. (ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.