Sopir Pengangkut Minyak Ilegal dari Muba Dituntut 1 Tahun Penjara

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Dianggap bersalah melakukan pengangkutan minyak ilegal, Resti Agung Prastio dan Serli Budi Yanto dituntut satu tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (18/11/2019).

Selain itu oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kiagus Anwar kedua terdakwa juga dituntut dengan pidana denda Rp5 juta subsider tiga bulan kurungan, setelah perbuatan para terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 53 huruf b Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Usai jaksa membacakan surat tuntutan, majelis hakim yang diketuai Mulyadi menunda persidangan dan mempersilakan kedua terdakwa untuk menyiapkan materi pembelaan yang dibacakan pada persidangan selanjutnya.

Sementara itu berdasarkan data diperoleh, kedua terdakwa dibekuk anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel di Jalan Lintas Palembang-Jambi, simpang Berdikari Desa Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin pada 1 Agustus lalu.

Kejadian bermula saat terdakwa Resti Agung mendapat telepon dari Paijo (DPO) yang memberitahukan agar terdakwa berangkat mengambil minyak ke daerah Bayung Lencir. Setelah itu, terdakwa menghubungi terdakwa Serli untuk menemaninya mengambul minyak seperti yang dimaksud Paijo.

Kemudian kedua terdakwa berangkat dari Kuala Tungkal dengan mengendarai truk Mitsubishi Colt Diesel PS125 dengan nomor polisi BH 8019 EJ berisikan satu tangki kotak dan 15 jeriken kosong.

Sesampainya di lokasi penyulingan minyak milik Maskur (DPO) di Desa Sukajaya, terdakwa langsung melakukan pengisian sekitar 10.000 liter minyak tanah sulingan ke dalam tangki dan jeriken. Setelah selesai, kedua terdakwa berangkat menuju Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

Karena merasa mengantuk, terdakwa Resti meminta terdakwa Serli menggantikannya membawa mobil dan ketika melintas di simpang Berdikari Desa Sukajaya dicegat aparat kepolisian.

Namun karena tak bisa memperlihatkan dokumen dan izin berkaitan muatan yang dibawa, para terdakwa, para terdakwa beserta barang bukti kendaraan serta minta tanah sulingan tersebut langsung diamankan ke Mapolda Sumsel. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.