Banner sumsel

Sopir dan Kernet Truk Gelapkan Beras Raskin

BANYUASIN, koranindonesia.id – Seorang sopir truk yakni Havis Pratama (37) bersama kernetnya Didi (32) nekat menggelapkan 160 kilogram beras miskin (raskin) untuk Desa Rimba Jaya, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin.

Tak ayal  keduanya ditangkap Unit Reskrim Polsek Mariana saat menurunkan beras  raskin itu di Jalan Impress, Desa Perajin, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Kamis (18/3/2018) siang.

Kanit Reskrim Polsek Mariana Iptu Romi membenarkan pihaknya mengamankan dua diduga pelaku penggelapan beras raskin. Ia mengatakan, penangkapan itu berawal dari anggotanya melakukan patroli keliling.

“Jadi, ketika anggota sedang patroli melihat kedua tersangka sedang melemparkan beras raskin yang karungnya sudah diganti dengan karung biasa,” jelas Kanit saat gelar perkara dan barang bukti, Senin (19/3/2018) siang.

Melihat hal itu, lanjut Romi, pihaknya menangkap keduanya dan menggelandang ke Mapolsek Mariana guna pemeriksaan lebih lanjut. “Hasil pemeriksaan, mereka mengakui sudah dua kali beraksi,” tambah Kanit Reskrim.

Selain kedua tersangka, juga diamankan barang bukti berupa satu unit mobil truk dengan nopol BG 8214 UC, empat karung beras seberat 160 kilogram, dan pipa paralon. “Kita kenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka Havis yang tinggal di Jalan Faqih Usman, Kecamatan SU I Palembang ini mengaku baru sekali melakukan perbuatanya. Itupun mereka hanya disuruh orang berinisial DD untuk menurunkan beras raskin tersebut.

“Kami hanya disuruh saja Pak, dapat upah Rp150 ribu. Uangnya untuk tambah-tambahan makan. Setelah beras dilempar di jalan, nanti ada orang yang mengambilnya dan akan dijualkan di warung-warung di sana,” tutupnya.(ard/dp)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.