Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Soal Pembubaran FPI, Muhammadiyah Minta Pemerintah Adil

JAKARTA, koranindonesia.id – Pemerintah resmi melarang semua aktivitas yang dilakukan oleh organisasi masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI). Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyayangkan langkah pemerintah melarang segala kegiatan FPI.

Menurutnya secara tidak langsung FPI bakal dibubarkan. “Luar biasa kami yang jadi korban, justru kami yang dibubarkan,” tegas Novel, Rabu (30/12/2020).

Novel menyebut PA 212 bersama anggota FPI akan terus berjuang membela negara dan agama Islam di Indonesia.

Sementara Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu”ti menanggapi langkah pemerintah membubarkan dan melarang kegiatan ormas Front Pembela Islam (FPI).

Menurut Abdul, sebuah organisasi termasuk FPI, dengan sendirinya dapat dinyatakan tidak ada atau ilegal jika tidak memiliki izin atau surat keterangan terdaftar (SKT).

“Jadi, sebenarnya Pemerintah tidak perlu membubarkan karena secara hukum sudah bubar dengan sendirinya. Cuma masalahnya kenapa baru sekarang?” ujar Abdul melalui akun Twitter-nya, Rabu (30/12/2020).

Dirinya juga meminta pemerintah melakukan tindakan yang adil, jika ada organisasi yang tidak memiliki SKT. “Demikian halnya kalau ada Ormas yang kegiatanya meresahkan masyarakat, suka melakukan sweeping dan main hakim sendiri. Semua harus ditindak tegas. Hukum harus ditegakkan pada semuanya,” tutur Abdul.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.