Banner sumsel

SK Gubernur Sudah Diterima, Pelantikan PAW Disegerakan

BATURAJA,koranindonesia.id –  Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap lima orang anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang lompat partai pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, diprediksi terlaksana pertengahan bulan ini.

Wakil Ketua DPRD OKU Ferlan Yuliansyah ID Murod, usai mengikuti rapat paripurna nota keuangan RAPBD 2019 di gedung dewan setempat, Senin (5/11/2018) mengaku, telah menerima penyerahan SK Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) yang diberikan langsung oleh calon penganti PAW.

“Mudah-mudahan, kalau tidak ada halangan pertengahan bulan ini (PAW) disegerakan,” ujar Ferlan.

Lebih lanjut diinformasikannya, bahwa lima orang yang diusulkan untuk menjalani PAW tersebut sudah memiliki SK Gubernur Sumsel.

“SK-nya sudah diterima Sekretaris Dewan (Sekwan). Kalau tidak salah per 31 Oktober tadi. Nanti kita Rapim dulu untuk menentukan langkah selanjutnya. Dari kesimpulan Rapim itu, bisa juga kita jadwalkan Banmus. Oleh karenanya mudah-mudahan kalau tidak ada halangan pertengahan bulan ini bisa kita laksanakan PAW,” paparnya.

Namun diketahui, empat dari lima anggota DPRD OKU itu, menggugat ke Pengadilan Negeri (PN)  Baturaja. Diketahui hasil putusan sela itu memenangkan penggugat. Bagaimana dengan gugatan empat dari lima anggota DPRD di Pengadilan Negeri (PN) Baturaja? Apakah ada efeknya dengan SK tersebut?.

Perihal ini menurut Ferlan, akan dilihat dulu sejauh mana proses sidangnya. Yang jelas, dengan telah keluarnya SK Gubernur, Biro Hukum Sumsel-lah yang lebih tahu.

“Tentunya Biro Hukum Pemprov punya kajian-kajian kenapa SK itu turun. Dan yang berhak memberhentikan dan mengangkat adalah Gubernur. Kita disini tinggal menjalankan saja,” kilahnya.

Adapun lima anggota DPRD OKU yang bakal di PAW lantaran pindah parpol untuk maju pada Pileg 2019, yakni Dra Hj Erlina Bachtiar dari PKS. Dimana calon penggantinya adalah Efallah Mitra SE.

Kemudian, Sahril Elmi juga dari PKS yang bakal digantikan oleh Muhammad Ismi SIKom. Selanjutnya adalah, Kamaludin dari PKPI yang akan digantikan Masykur. Yudi Purna Nugraha SH dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan digantikan Radios Irawan SP. Serta Parwanto dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang akan digantikan Adtya Citra Indah Dewi Lestari.

Sementara itu Ketua PKB Kabupaten OKU Robi Vitergo mengaku aneh, atas putusan PN Baturaja. Sebab, soal gugatan itu tidak berhubungan dengan SK gubernur ini karena proses pengajuan PAW ini sudah lama.

“Nah ini kami sesalkan dengan Hakim, dia melihat bahwa tidak mengacu kepada perundang undangan seperti UU Pemilu, UU Partai Politik dan PKPU. Yang dimana prinsipnya mereka ini atas permintaan sendiri mengundurkan diri, untuk di PAW itu saja sebenarnya,” tegas Roby.

Selanjunya, Fraksi PKB akan mendesak pimpinan untuk melaksankan Banmus menjadwalkan pelantikan sesegera mungkin.

“Pembahasan APBD nanti, kami fraksi PKB  berharap sudah lengkap tiga orang,  karena sekarang dua orang satunya mengundurkan diri,” tukasnya.

(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.