Banner Pemprov 2020
Muba 21 Juli

Simpan Sabu di Anus, Warga Batam Divonis 12 Tahun

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Masih ingat dengan kasus penyelundupan dua kapsul sabu seberat 92,92 gram yang disimpan dalam anus pada 31 juli lalu.

Atas perbuatannya, Andi Wibowo (34) warga Kota Batam itu dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider empat bulan kurungan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (4/12/2019).

Tak hanya itu, dalam persidangan, majelis hakim yang diketuai Abu Hanifah juga menghukum dua terdakwa lain yakni Samsul (40) dan Dul Halim (59) dengan hukuman yang sama.

Menurut majelis hakim, perbuatan para terdakwa terbukti beralah tanpa hak melakukan pemufakatan jahat menjadi perantara jual beli narkotika golongan 1 bukan tanaman dengan berat lebih dari lima gram.

Sebagaimana perbuatan tersebut diatur dan diancam dalam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Bila tidak sependapat dengan putusan ini, para terdakwa maupun jaksa dapat mengajukan upaya hukum banding atau pikir-pikir,” kata Abu saat membacakan amar putusan.

Menanggapi hukuman dua tahun lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Purnama Sofyan, para terdakwa langsung menyatakan menerima dan putusan ini dinyatakan memiliki kekuatan hukum tetap.

Seperti diberitakan sebelumnya, Andi diamankan petugas Avsec Bandara SMB II Palembang setelah turun dari pesawat Citilink yang ditumpanginya dari Bandara Hang Nadim, Batam.

Setelah dilakukan rontgen di RS Siloam ditemukan barang mencurigakan di rongga anus pelaku. Sehingga petugas meminta dokter memberikan pencahar kepada pelaku untuk mengeluarkan barang yang disembunyikan tersebut.

Usai buang air besar, ditemukan dua kapsul berisi shabu. Kemudian petugas melakukan pengembangan dan menangkap Samsul yang telah menunggu di sekitar bandara untuk mengambil narkoba pesanan terdakwa Dul Halim.

Atas keterangan Samsul, petugas kemudian mengamankan Dul Halim dari kediamannya di Desa Sungsang, Kabupaten Banyuasin. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.