Banner sumsel

Sidang BP4R Polres Mura, Izinkan Lima Pasang Calon Pengantin Menikah

MUSI RAWAS, koranindonesia.id – Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas (Mura), Sumatra Selatan (Sumsel) menggelar sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R) bagi personel Polri di Aula Atmani Wedhana, Polres Mura, Jumat (12/4/2019).

Sidang dipimpin Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) Polres Mura Kompol Alpiansyah Putra, bertindak sebagai Sekretaris Sidang BP4R Kasubag Personel Iptu Purwono, selaku peneliti personel Kasi Propam yang diwakili Bripka Paembonan, serta Ketua Bhayangkari Polres Mura Reni Suhendro. Sidang tersebut menghadirkan lima pasang calon pengantin, didampingi para wali dan saksi dari pasangan calon pengantin ini, serta dihadiri oleh sejumlah personel Polres Mura serta anggota Bhayangkari Polres Mura lainnya.

Untuk diketahui, Sidang BP4R adalah sidang untuk pemberian izin nikah pada anggota kepolisian yang berencana untuk melaksanakan pernikahan. Sidang nikah ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personel Polri beserta calon pasangannya, yang akan melangsungkan pernikahan, karena merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pernikahan bagi anggota Polri.

Hal ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota dan pasangan wanitanya  untuk melakukan pernikahan dengan anggota Polri mengingat, tugas, dan tanggung jawab Polri yang cukup berat. Sehubungan dengan hal tersebut, sangat diperlukan pengertian calon istri atau calon suami, agar bisa mendukung pelaksanakan tugas sehari-hari pasangannya yang merupakan anggota Polri, yaitu sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ketua Bhayangkari Polres Mura Reni Suhendro berpesan kepada pasangan calon pengantin yang mengikuti Sidang BP4R ini, agar jika telah resmi menjadi pasangan suami-istri yang sah, untuk dapat bergabung mengikuti kegiatan yang diadakan oleh organisasi maupun dinas yang memerlukan kehadiran ibu-ibu Bhayangkari. “Tolong jaga nama baik keluarga Bhayangkari, dan nama baik suami sebagai Polri,” ujarnya.

Selanjutnya, pimpinan sidang memberikan izin kepada para calon pengantin ini ini untuk melaksanakan pernikahan di waktu dan tempat yang telah ditentukan oleh masing-masing pasangan tersebut. Usai Sidang BP4R, para calon pengantin dan wali nikah menandatangani surat pernyataan bersama tentang persetujuan diadakannya pernikahan dinas.

(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.