Banner sumsel

Sepi Job Buruh Bangunan Curi Motor

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Lefiansyah (31) warga Jalan Silaberanti, Lorong Sederhana, Kecamatan SU I Palembang harus merasakan perih setelah menderita luka tembak di betis kiri oleh anggota Unit Hunter Satreskrim Polresta Palembang.

 

Residivis kasus pencurian itu kembali berulah dengan menggasak satu sepeda motor terparkir di sebuah tempat kos di Jalan Silaberanti, Lorong Cempaka, pada Minggu (18/8/2019) malam. Dalam melancarkan aksinya Lefiansyah ditemani tersangka Muhammad Ari (17) yang juga dibekuk aparat.

 

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini mengaku nekat melancarkan aksi pencurian karena terdesak kebutuhan sehari-hari. “Sehari-hari buruh bangunan, tapi sekarang sedang tidak ada pekerjaan,” ucap tersangka saat diamankan di Mapolresta Palembang, Senin (19/8/2019).

 

Sambil meringis menahan sakit akibat luka tembak, Lefi mengaku sepeda motor Honda Beat BG 5641 AAH milik korban Endang Fitriana tersebut mereka jual ke kawasan Gandus seharga Rp2 juta.

 

“Saya yang ambil motor pakai kunci T dan hasil yang kami dapat Rp1.800.000 dibagi dua, Rp200.000 diberikan ke tempat yang menunjukkan tempat jual,” tuturnya.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Hunter Aiptu Agus Akbar membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan kedua pelaku pencurian sepeda motor tersebut.

“Salah satu pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas karena berusaha melawan saat akan diamankan,” kata Agus.

Agus menjelaskan, sepeda motor tersebut dicuri kawanan pelaku saat parkir di depan sebuah kos tempat korban tinggal dan saat itu korban sedang tertidur di dalam kamar. “Saat ini kedua pelaku sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut karena diduga ada aksi lain yang melibatkan mereka,” tandasnya.

Atas perbuatan tersebut dirinya menambahkan, kedua pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dalam keadaan memberatkan dan diancam hukuman lima tahun penjara. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.