Sepanjang Tidak Kampanye, Menag Dukung Sosialisasi Pemilu di Rumah Ibadah

JAKARTA,koranindonesia.Id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus gencar sosialisasi Pemilu melalui organisasi keagamaan sampai ke rumah ibadah, termasuk masjid, gerakan mendapat dukungan dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, sepanjang tidak digunakan untuk kampanye.

Lukman mengatakan, Pemilu merupakan agenda nasional yang sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa dan pemimpin yang benar-benar menjadi bapak pembangunan. Untuk itu partisipasi publik untuk menggunakan hak pilih diharapkan bisa maksimal.

Terkait penggunaan rumah ibadah, termasuk masjid, Menag Lukman tidak mempersoalkan. Sosialisasi nilai sebagai hal yang positif. Bahkan diharapkannya sosialisasi tersebut bisa dilangsungkan ke seluruh rumah ibadah agar seluruhnya bisa memilih pilihan masing-masing.

“Rumah ibadah bisa digunakan sebatas bukan untuk kampanye, tapi untuk mengedukasi masyarakat agar kesadarannya tumbuh dalam menggunakan hak pilihnya. Sehingga ketika partisipasi publik itu tinggi terhadap agenda nasional ini, lalu kemudian proses dan kualitas demokrasi kita semakin baik,” ungkapnya kepada¬†wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (8/02/2019).

Sejauh ini, lanjut Lukman, sosialisasi tentang Pemilu ke rumah ibadah sesuatu yang baik. Menurutnya rumah ibadah juga seringkali digunakan untuk sosialisasi terkait dengan kehidupan, kerukunan hidup, peningkatan kesejahteraan, ekonomi umat, penyuluhan kesehatan dan pertanian, dan lainnya.

“Banyak sekali hal-hal yang sangat positif, yang sifatnya penyuluhan, sifatnya mengedukasi masyarakat secara umum, sehingga masyarakat menjadi lebih paham dan mengerti,” tandasnya. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.